Kecam UU Keamanan China, AS: Kami akan Terus Dukung Kebebasan Hong Kong
Rabu, 01 Juli 2020 - 18:54 WIB
loading...
AS mengecam keras pengesahan undang-udang keamanan baru China terhadap Hong Kong dan menegaskan mereka akan terus mendukung kebebasan Hong Kong. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengecam keras pengesahan undang-udang keamanan baru China terhadap Hong Kong. Washington kemudian menegaskan mereka akan terus mendukung kebebasan Hong Kong.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, undang-undang keamanan yang disahkan oleh Partai Komunis China (PKC) adalah undang-undang yang kejam, yang ditujukan untuk mengakhiri kebebasan Hong Kong. Pompeo menuturkan, undang-undang ini juga mengungkap ketakutan terbesar PKC, yakni kehendak bebas dan kebebasan berfikir rakyatnya sendiri.
( Baca juga: Taiwan Buka Kantor untuk Bantu Warga yang Kabur dari Hong Kong )
"AS tidak akan berpangku tangan sementara China menelan Hong Kong ke dalam mulut otoriternya. Pekan lalu, kami memberlakukan pembatasan visa pada pejabat PKC yang bertanggung jawab untuk merusak otonomi Hong Kong," ucap Pompeo.
"Kami mengakhiri ekspor teknologi pertahanan dan penggunaan ganda ke wilayah itu. Sesuai instruksi Presiden Trump, kami akan menghapuskan pengecualian kebijakan yang memberikan perlakuan berbeda dan khusus kepada Hong Kong, dengan beberapa pengecualian," sambungnya.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, undang-undang keamanan yang disahkan oleh Partai Komunis China (PKC) adalah undang-undang yang kejam, yang ditujukan untuk mengakhiri kebebasan Hong Kong. Pompeo menuturkan, undang-undang ini juga mengungkap ketakutan terbesar PKC, yakni kehendak bebas dan kebebasan berfikir rakyatnya sendiri.
( Baca juga: Taiwan Buka Kantor untuk Bantu Warga yang Kabur dari Hong Kong )
"AS tidak akan berpangku tangan sementara China menelan Hong Kong ke dalam mulut otoriternya. Pekan lalu, kami memberlakukan pembatasan visa pada pejabat PKC yang bertanggung jawab untuk merusak otonomi Hong Kong," ucap Pompeo.
"Kami mengakhiri ekspor teknologi pertahanan dan penggunaan ganda ke wilayah itu. Sesuai instruksi Presiden Trump, kami akan menghapuskan pengecualian kebijakan yang memberikan perlakuan berbeda dan khusus kepada Hong Kong, dengan beberapa pengecualian," sambungnya.
Lihat Juga :