Putra Tokoh Revolusioner Marxist Che Guevara Meninggal Dunia
Kamis, 01 September 2022 - 03:33 WIB
loading...
A
A
A
Camilo adalah salah satu dari empat anak yang dimiliki Che Guevara dengan istri keduanya, Aleida March.
Sementara kakak perempuannya Aleida mengambil peran sebagai juru bicara keluarga, Camilo memimpin Pusat Studi Che Guevara di Ibu Kota Kuba, Havana. Pusat, tempat arsip pribadi Che Guevara disimpan, mempromosikan kehidupan, pekerjaan, dan pemikiran pemimpin revolusioner itu.
Lahir di Argentina, Che Guevara bisa dibilang menjadi wajah paling terkenal dari revolusi Kuba setelah bergabung dengan Castro bersaudara, Fidel dan Raul, dalam perjuangan mereka yang sukses untuk menggulingkan pemerintahan Fulgencio Batista.
Baca juga: Mengenang Perjuangan Che Guevara, Pemimpin Revolusi Kuba yang Mati Muda
Camilo Guevara adalah anak kedua dari empat bersaudara yang lahir dari Che Guevara dan rekan pemberontaknya, Aleida March. Dia berusia lima tahun ketika ayahnya ditembak mati di Bolivia, di mana dia melakukan perjalanan untuk membentuk kelompok gerilya.
Dia belajar hukum tetapi menghabiskan sebagian besar hidupnya mengurus dokumen dan memorabilia yang ditinggalkan oleh ayahnya.
Sementara kakak perempuannya Aleida mengambil peran sebagai juru bicara keluarga, Camilo memimpin Pusat Studi Che Guevara di Ibu Kota Kuba, Havana. Pusat, tempat arsip pribadi Che Guevara disimpan, mempromosikan kehidupan, pekerjaan, dan pemikiran pemimpin revolusioner itu.
Lahir di Argentina, Che Guevara bisa dibilang menjadi wajah paling terkenal dari revolusi Kuba setelah bergabung dengan Castro bersaudara, Fidel dan Raul, dalam perjuangan mereka yang sukses untuk menggulingkan pemerintahan Fulgencio Batista.
Baca juga: Mengenang Perjuangan Che Guevara, Pemimpin Revolusi Kuba yang Mati Muda
Camilo Guevara adalah anak kedua dari empat bersaudara yang lahir dari Che Guevara dan rekan pemberontaknya, Aleida March. Dia berusia lima tahun ketika ayahnya ditembak mati di Bolivia, di mana dia melakukan perjalanan untuk membentuk kelompok gerilya.
Dia belajar hukum tetapi menghabiskan sebagian besar hidupnya mengurus dokumen dan memorabilia yang ditinggalkan oleh ayahnya.
Lihat Juga :