Iran Sebut Embargo Senjata Kunci dari Kelangsungan Kesepakatan Nuklir

Rabu, 01 Juli 2020 - 17:46 WIB
loading...
Iran Sebut Embargo Senjata...
Iran menyatakan, embargo senjata adalah kunci dari kelangsungan kesepakatan nuklir, yang saat ini memang melemah setelah AS keluar dari kesepakatan yang diteken tahun 2015 itu. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran menyatakan, embargo senjata adalah kunci dari kelangsungan kesepakatan nuklir, yang saat ini memang melemah setelah Amerika Serikat (AS) keluar dari kesepakatan yang diteken tahun 2015 itu. Berdasarkan kesepakatan nuklir, yang kemudian disahkan oleh resolusi PBB, embargo senjata Iran akan berakhir pada bulan Oktober ini.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa pencabutan embargo senjata adalah bagian dari tidak terpisahkan dari Resolusi 2231, yang merupakan resolusi yang mengesahkan kesepakatan antara Iran dan lima negara kekuatan dunia itu.

( Baca juga: Iran Sebut Dukungan AS pada Israel Bikin DK PBB 'Ompong' )

"Jadwal untuk penghapusan pembatasan senjata yang tercantum dalam Resolusi 2231 adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kompromi yang dimenangkan dengan susah payah," kata Zarif saat berbicara dalam pertemuan virtual Dewan Keamanan (DK) PBB.

"Setiap upaya untuk mengubah atau mengubah jadwal yang disepakati sama saja dengan merusak Resolusi 2231 secara keseluruhan," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya padaRabu (1/7/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved