Komandan Rusia: Cara Tercepat Kalahkan Ukraina, Putin Harus Lenyapkan Inggris
Rabu, 31 Agustus 2022 - 00:32 WIB
loading...
A
A
A
“Itu adalah target terdekat, ini adalah target yang bagus, yang akan memungkinkan [kita] untuk mengubah hasil dari konflik ini [di Ukraina]," paparnya.
"Jadi dengan sepenuhnya memusnahkan Kepulauan Inggris, saya pikir kita akan menyelesaikan cerita ini."
Andrey Gurulev (51) tercatat sebagai anggota Parlemen dari Partai Rusia Bersatu dan anggota Komite Pertahanan Duma atau Parlemen.
Dengan merinci Kepulauan Inggris, dia memasukkan Irlandia, yang telah netral sejak 1930-an.
Dia mengeklaim bahwa "pengeboman karpet" oleh rudal Zircon akan mengurangi status Inggris ke Dunia Ketiga—dan Barat akan berhenti mendukung Ukraina, yang kemudian akan tunduk pada Putin. "Karena tidak ada yang akan memiliki keinginan untuk melakukan apa pun," ujarnya.
“Senjata hipersonik memiliki kekuatan penghancur yang luar biasa, hampir setara dengan senjata nuklir—dan juga presisi,” kata Gurulev.
Dia mengeklaim bahwa Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris telah "mendesentralisasikan" pesawat tempurnya ke lokasi yang berbeda, takut akan kemungkinan serangan.
“Mereka menyadari jumlah rudal yang dikerahkan saat ini memungkinkan penghancuran seluruh kelompok penerbangan Inggris,” katanya.
"Jadi dengan sepenuhnya memusnahkan Kepulauan Inggris, saya pikir kita akan menyelesaikan cerita ini."
Andrey Gurulev (51) tercatat sebagai anggota Parlemen dari Partai Rusia Bersatu dan anggota Komite Pertahanan Duma atau Parlemen.
Dengan merinci Kepulauan Inggris, dia memasukkan Irlandia, yang telah netral sejak 1930-an.
Dia mengeklaim bahwa "pengeboman karpet" oleh rudal Zircon akan mengurangi status Inggris ke Dunia Ketiga—dan Barat akan berhenti mendukung Ukraina, yang kemudian akan tunduk pada Putin. "Karena tidak ada yang akan memiliki keinginan untuk melakukan apa pun," ujarnya.
“Senjata hipersonik memiliki kekuatan penghancur yang luar biasa, hampir setara dengan senjata nuklir—dan juga presisi,” kata Gurulev.
Dia mengeklaim bahwa Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris telah "mendesentralisasikan" pesawat tempurnya ke lokasi yang berbeda, takut akan kemungkinan serangan.
“Mereka menyadari jumlah rudal yang dikerahkan saat ini memungkinkan penghancuran seluruh kelompok penerbangan Inggris,” katanya.
Lihat Juga :