AS Perluas Pengiriman Senjata ke Ukraina Melalui Laut, Ini Sebabnya

Selasa, 30 Agustus 2022 - 07:21 WIB
loading...
A A A
“Begitu kami mulai memberi mereka howitzer, kami tahu bahwa kami akan membutuhkan lebih banyak amunisi,” papar Kolonel Angkatan Darat Steven Putthoff, wakil direktur operasi di Komando Transportasi AS.

“Jadi, kami dapat merencanakan lebih jauh ke depan, dan kemudian kami dapat mulai menggunakan lebih banyak angkutan laut untuk memberikan dukungan itu dan untuk mencapainya, terkadang bahkan sebelum permintaan,” ujar dia.

Pesawat jauh lebih cepat dalam membawa senjata dari AS ke Eropa, tetapi kapal dapat membawa lebih banyak kargo, menurut surat kabar itu.

“Peralihan dalam metode pengiriman Pentagon menandakan fase baru dalam konflik ketika Ukraina dan mitra-mitranya menetap untuk apa yang diharapkan menjadi perang yang dapat berlanjut selama berbulan-bulan dan mungkin bertahun-tahun,” papar Washington Post.

Pejabat pertahanan AS menolak merinci rute khusus yang digunakan Pentagon untuk mengirimkan senjata ke Ukraina.

Washington telah menjadi pendukung utama Kiev di tengah konfliknya dengan Rusia, memberikan bantuan militer dan keuangan miliaran dolar, serta data intelijen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved