New Delhi Anggarkan Rp8,8 Triliun untuk Atasi Polusi Terburuk di Dunia

Minggu, 28 Agustus 2022 - 19:15 WIB
loading...
New Delhi Anggarkan...
New Delhi Anggarkan Rp8,8 Triliun untuk Atasi Polusi Terburuk di Dunia. FOTO/Reuters
A A A
NEW DELHI - Negara bagian Delhi di India berencana untuk menghabiskan USD600 juta (Rp8,8 triliun) selama tiga tahun untuk menata sebagian besar transportasi umum guna meningkatkan kualitas udara di salah satu kota paling tercemar di dunia.

Negara, yang secara teratur menduduki puncak grafik polusi udara global, sedang mengerjakan strategi untuk membuat 80 persen busnya menjadi listrik pada tahun 2025.

Baca: India Bersiap Lenyapkan 2 Gedung Pencakar Langit dalam 15 Detik

“Direncanakan pula mendirikan lebih banyak stasiun pengisian dan mengalihkan seperempat dari pasokan listriknya ke tenaga surya untuk mengatasi masalah tersebut,” kata Jasmine Shah, Wakil Ketua Komisi Dialog dan Pembangunan pemerintah Delhi.

Pusat kota besar India, termasuk ibu kota New Delhi dan pusat keuangan Mumbai, mengalokasikan dana untuk membersihkan air dan udara mereka karena lonjakan populasi dan dampak negatif dari perubahan iklim yang meningkat.

Rencana Delhi sejalan dengan target negara Asia Selatan, pencemar terbesar ketiga di dunia, untuk secara bertahap mengurangi emisi berbahaya menjadi nol bersih.

Dukungan anggaran bukanlah masalah utama, jelas Shah kepada Bloomberg Television dalam sebuah wawancara. Menurutnya, masalah terbesar adalah kurangnya kemauan politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved