Bikin Bingung Musuh, Kim Jong-un Bangun 8 Mansion Baru

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 08:38 WIB
loading...
Bikin Bingung Musuh,...
Bikin bingung musuh yang ingin membunuhnya, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un membangun 8 mansion baru. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un , punya pertahanan baru untuk mencegah pembunuhan terhadapnya. Ia dilaporkan membangun beberapa mansion baru di 'kota terlarang' sehingga musuh tidak akan pernah tahu di mana ia tidur.

Analisis baru mengungkapkan delapan rumah mewah baru telah dibangun di Kompleks Ch'angkwangsan, sebuah kawasan rahasia di jantung Ibu Kota Korut, Pyongyang.

Studi dari North Korea Leadership Watch juga mengidentifikasi bangunan penjaga baru dan beberapa bidang tanah untuk rumah besar di masa depan.

Michael Madden, pakar elit negara yang mengelola blog tersebut, mengatakan salah satu alasan potensial pembangunan itu adalah untuk mempersulit serangan pemenggalan kepala.

"Ini akan menjadi serangan dari luar negara yang menargetkan kepemimpinan Korea Utara, bersama dengan komando dan kontrol atas aset militernya," ujarnya.

"Aktivitas paling signifikan terjadi sekitar sepuluh tahun yang lalu ketika pasukan Korea Selatan mensimulasikan serangan semacam itu – dan itu membuat Pyongyang gelisah," imbuhnya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Korea Utara Laporkan Kasus Demam Baru setelah Deklarasi Kalahkan Covid-19

Menurut Madden ini adalah babak lain dalam permainan kucing-dan-tikus selama beberapa dekade di mana pemimpin Korea Utara itu menghindari pantauan satelit tentang keberadaannya

"Kadang-kadang melibatkan perjalanan pagi, fasilitas bawah tanah atau iring-iringan umpan," terangnya.

"Jika menurut Anda dia ada di satu rumah, coba tebak lagi, dia mungkin ada di rumah lain," ia menambahkan.

Ini adalah taktik paranoid yang mengingatkan kembali pada Qin Shi Huang, kaisar pertama China, yang dikatakan tidur di tempat yang berbeda setiap malam untuk menghindari pembunuh.

Dalam kasus Kim, kompleks ditempatkan dengan sempurna untuk memungkinkan dia untuk memahami kontrol kekuasaan – serta untuk memuaskan selera legendarisnya.

"Tempat tinggal baru ini terletak di jantung Pyongyang. Kompleks ini berada di seberang jalan dari gedung kantor Departemen Komite Sentral partai yang berkuasa," kata Madden.

Baca juga: Korut Tingkatkan Kewaspadaan pada Virus Baru yang Ditemukan di China

"Departemen-departemen ini adalah beberapa institusi paling kuat dalam budaya politik Korea Utara karena mereka mengawasi pekerjaan organisasi pemerintah, keamanan dan militer," imbuhnya.

"Komplek The Ch'angkwangsan juga dekat dengan sejumlah tempat di mana para pemimpin Korea Utara mengadakan acara nasional, serta deretan restoran Pyongyang," ujarnya.

Kompleks tersebut merupakan wilayah yang nyaman bagi Kim Jong-un. Dia menghabiskan sebagian masa kecilnya di kediaman terbesarnya, yang dibangun untuk ayah dan pendahulunya, Kim Jong-il.

Banyaknya rumah mewah ini bukan satu-satunya rintangan yang harus diatasi oleh calon pembunuh, karena Kompleks Ch'angkwangsan itu sendiri hanyalah salah satu dari banyak kompleks perumahan serupa yang tersedia bagi sang diktator.

"Kim Jong-un memiliki sekitar 13 kompleks perumahan yang berlokasi di seluruh negeri.Masing-masing kompleks ini memiliki tempat tinggal untuk dia dan keluarganya, dan fasilitas hiburan dan makan," ungkap Madden.

"Dan kemudian ada serangkaian wisma yang dihuni oleh anggota keluarga lain dan pembantu dekat. Ketika kita melihat gambar seperti ini dan melihat rumah mewah, populasi orang yang akan tinggal di dalamnya sangat terbatas," imbuhnya.

Baca juga: Waswas Korut Tes Senjata Nuklir, Korsel-AS Latihan Perang Gabungan

Rumah-rumah mewah juga bisa menjadi rumah baru bagi anggota keluarganya, anggota keluarga Ko – hubungan ibu Kim Jong-un, atau mertuanya. Atau mereka bisa dibangun untuk pembantu yang disukai, atau untuk berbagai elit di dalam partai yang berkuasa.

Apapun masalahnya, mereka menawarkan standar hidup yang asing bagi sebagian besar warga Korea Utara, yang listrik dan bahkan makanannya semakin menjadi komoditas yang tidak pasti.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved