Pakar Militer: Jepang Kekurangan Amunisi untuk Perang Skala Besar

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 06:30 WIB
loading...
Pakar Militer: Jepang...
Pakar Militer: Jepang Kekurangan Amunisi untuk Perang Skala Besar. FOTO/JIJI
A A A
TOKYO - Pemerintah Jepang telah memulai pembelian sistem senjata baru yang lebih kuat dan canggih, tetapi Angkatan Bersenjata negara itu tidak memiliki potensi untuk melakukan operasi tempur skala besar karena tidak adanya jumlah amunisi yang cukup.

"Sejak awal, Pasukan Bela Diri Jepang tidak dibentuk untuk melakukan perang independen dengan kekuatan besar, awalnya dengan Uni Soviet," jelas Yu Koizumi, rekan senior Pusat Penelitian untuk Sains dan Teknologi Lanjutan di Universitas Tokyo, seperti dikutip dari TASS, Kamis (25/8/2022).

Baca: Saingi China, Jepang Ingin Miliki 1.000 Rudal Jarak Jauh

"Mereka tidak pernah memiliki kekuatan numerik yang cukup, persenjataan dan amunisi yang cukup untuk operasi semacam itu," katanya. “Pasukan ini dimaksudkan untuk bertahan selama beberapa waktu sampai kedatangan pasukan AS dan akhirnya memainkan peran sekunder,” jelas Koizumi.

"Karena ini, Pasukan Bela Diri Jepang memiliki jumlah amunisi yang sangat kecil," sang ahli menunjukkan. "Angka-angka tertentu merupakan rahasia militer. Namun, jelas bahwa jika perang nyata pecah, amunisi akan habis dengan sangat cepat," tambahnya.

Seperti yang ditunjukkan oleh data dari surat kabar bisnis terkemuka Jepang Nikkei, amunisi tersebut akan bertahan paling lama tidak lebih dari dua bulan dari konflik militer yang nyata, misalnya di wilayah Taiwan. Selain itu, 70% dari amunisi Jepang telah disimpan di pulau paling utara Hokkaido sejak periode Perang Dingin dan konfrontasi dengan Uni Soviet dan akan sangat sulit untuk memindahkannya ke daerah yang berpotensi menjadi konflik di Laut China Timur.

Seperti yang dikatakan pakar militer Jepang kepada TASS, sekitar 15.000 amunisi digunakan setiap hari dalam operasi tempur yang sedang berlangsung di Ukraina. "Jepang tidak memiliki kemampuan untuk menanggung lingkup operasi militer ini," tegas Koizumi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved