Pasukan Rusia Klaim Buat Kemajuan Besar di Ukraina

Rabu, 24 Agustus 2022 - 19:18 WIB
loading...
Pasukan Rusia Klaim...
Tentara Rusia meluncurkan serangan ke Ukraina. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia membuat kemajuan ke Wilayah Nikolaev, Ukraina, daerah penting yang strategis di selatan negara itu.

Kabar tersebut diungkapkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Moskow, Rusia, pada Selasa (23/8/2022).

Menurut juru bicara Kemhan Rusia Letnan Jenderal Igor Konashenkov, pasukan Rusia dan sekutunya telah menghancurkan unit militer Ukraina yang mempertahankan kota Aleksandrovka dan berhasil mencapai perbatasan administratif Wilayah Nikolaev.

Kota itu berada di Wilayah Kherson, Ukraina, yang sebagian besar berada di bawah kendali Rusia selama berbulan-bulan.

Baca juga: 182 Hari Dijajah Rusia, Ukraina Optimistis Raih Kemenangan

Kota itu terletak di pantai muara Dnieper-Bug, di mana air kedua sungai mengalir ke Laut Hitam.

Sungai Bug berasal dari utara, di mana kota Nikolaev, ibu kota wilayah eponymous, kota industri dan pelabuhan yang penting, dan benteng utama militer Ukraina, berada.

Konashenkov juga mengatakan di tempat lain di Ukraina selatan, pasukan Rusia telah maju ke Wilayah Nikolaev dan telah menguasai 12 kilometer persegi. Dia mengidentifikasi lokasi kemajuan sebagai dekat desa Komsomolskoye.

Baca juga: Uni Eropa Dilanda Kekeringan Terburuk dalam 500 Tahun, Dampaknya Mengkhawatirkan

Pasukan Rusia sudah menguasai sebagian kecil tenggara Wilayah Nikolaev yang berbatasan dengan Wilayah Kherson.

Sebelumnya pada Agustus, otoritas regional Nikolaev mengumumkan tindakan keras terhadap tersangka simpatisan Rusia di ibukota provinsi.

Kota itu dikunci selama dua hari, sementara penegak hukum menyaring calon "kolaborator" yang melaporkan masalah intelijen ke Rusia.

Kepala pemerintahan Vitaly Kim mengatakan dia tidak mempercayai siapa pun di kota itu untuk setia kepada Kiev.

Dia mengisyaratkan dapat memerintahkan pembersihan "pengkhianat" bergaya Bolshevik.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved