Umat Muslim di Israel Sering Mendapat Diskriminasi, Bagaimana Kehidupannya?
Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, parlemen Israel mengesahkan RUU atau Rancangan Undang-Undang Negara Yahudi atau Jewish Nation-State.
Guru Besar Pascasarjana Fakultas Ilmu Agama Islam UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta Faisal Ismail, dalam tulisannya di Sindonews (27 Juli 2018), menyatakan bahwa UU ini jelas bertujuan penerapan pemisahan antara etnis Yahudi dan Arab.
“Dalam dunia beradab seperti sekarang ini, praktik segregasi (pemisahan) antaretnis seperti itu sangat tercela dan seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar dia dalam tulisannya yang bertajuk “Politik Rasis Israel Kian Keras” itu.
Tak lama, RUU itu berhasil diloloskan menjadi UU yang dinilai sangat kontroversial. Banyak masyarakat menuding Israel sangat rasis dan mendiskriminasi warga Arab.
UU berjuluk negara bangsa Yahudi itu menekankan bahwa Israel adalah Tanah Air bangsa Yahudi yang bersejarah. Sehingga, mereka memiliki hak eksklusif tersendiri untuk menentukan langkahnya.
Guru Besar Pascasarjana Fakultas Ilmu Agama Islam UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta Faisal Ismail, dalam tulisannya di Sindonews (27 Juli 2018), menyatakan bahwa UU ini jelas bertujuan penerapan pemisahan antara etnis Yahudi dan Arab.
“Dalam dunia beradab seperti sekarang ini, praktik segregasi (pemisahan) antaretnis seperti itu sangat tercela dan seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar dia dalam tulisannya yang bertajuk “Politik Rasis Israel Kian Keras” itu.
Tak lama, RUU itu berhasil diloloskan menjadi UU yang dinilai sangat kontroversial. Banyak masyarakat menuding Israel sangat rasis dan mendiskriminasi warga Arab.
UU berjuluk negara bangsa Yahudi itu menekankan bahwa Israel adalah Tanah Air bangsa Yahudi yang bersejarah. Sehingga, mereka memiliki hak eksklusif tersendiri untuk menentukan langkahnya.
(sya)
Lihat Juga :