Sekjen Liga Dunia Muslim: Serangan terhadap Salman Rushdie Tak Diterima oleh Islam
Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Rushdie (75) hendak memberikan kuliah tentang kebebasan artistik di Chautauqua Institution di barat New York, Amerika Serikat, pada 12 Agustus ketika dia diserang dan ditikam oleh seorang pria yang diidentifikasi sebagai Hadi Matar (24).
Matar berasal dari keluarga Lebanon, namun dibesarkan di Amerika Serikat.
Al-Issa, yang juga presiden Organisasi Halal Islam Internasional dan mantan Menteri Kehakiman Arab Saudi mengatakan bahwa Islam “menentang kekerasan".
Sebagai seorang aktivis yang rajin melawan ekstremisme agama, al-Issa telah dipuji oleh para pemimpin agama dan pejabat pemerintah atas upayanya untuk mempromosikan koeksistensi damai di antara semua orang.
"Agama adalah rasa keberadaan manusia dalam kehidupan ini, jumlah nilai-nilai yang didasarkan pada prinsip-prinsip tertentu, di mana tidak hanya ada filosofi tetapi juga sumber agama yang berasal dari Tuhan," paparnya.
“Untuk ini kita berbicara tentang nilai-nilai, baik agama maupun naluri keagamaan. Ini juga berarti rasa iman dalam diri manusia,” katanya, seraya menambahkan bahwa cinta dan gairah adalah “faktor utama dalam agama".
Matar berasal dari keluarga Lebanon, namun dibesarkan di Amerika Serikat.
Al-Issa, yang juga presiden Organisasi Halal Islam Internasional dan mantan Menteri Kehakiman Arab Saudi mengatakan bahwa Islam “menentang kekerasan".
Sebagai seorang aktivis yang rajin melawan ekstremisme agama, al-Issa telah dipuji oleh para pemimpin agama dan pejabat pemerintah atas upayanya untuk mempromosikan koeksistensi damai di antara semua orang.
"Agama adalah rasa keberadaan manusia dalam kehidupan ini, jumlah nilai-nilai yang didasarkan pada prinsip-prinsip tertentu, di mana tidak hanya ada filosofi tetapi juga sumber agama yang berasal dari Tuhan," paparnya.
“Untuk ini kita berbicara tentang nilai-nilai, baik agama maupun naluri keagamaan. Ini juga berarti rasa iman dalam diri manusia,” katanya, seraya menambahkan bahwa cinta dan gairah adalah “faktor utama dalam agama".
Lihat Juga :