Tentara Ukraina Mengaku Disiksa Saat Ditahan di Penjara Rusia
Selasa, 23 Agustus 2022 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
“Orang-orang yang ada di sana disiksa. Ada yang lukanya ditusuk jarum, ada yang disiksa dengan air, ada yang tidak mendapat perawatan yang memadai,” katanya.
Ketiganya ditukar dengan tawanan perang Rusia. Tidak segera jelas kapan pertukaran itu terjadi tetapi pada bulan Juni Ukraina mengumumkan bahwa Rusia telah menyerahkan 144 tawanan.
Baca: Panglima Tertinggi Akui Hampir 9.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang
Zhaivoronok bertugas dengan Resimen Azov, unit penjaga nasional. Beberapa anggota Azov memiliki asal-usul sayap kanan dan ultranasionalis.
Setelah berjuang selama berminggu-minggu dari bunker dan terowongan pabrik baja, ratusan pejuang Azov menyerah pada bulan Mei. Meskipun para tahanan Azov belum didakwa secara resmi, pada 2 Agustus Mahkamah Agung Rusia memutuskan bahwa resimen tersebut adalah organisasi teroris.
Ketiganya ditukar dengan tawanan perang Rusia. Tidak segera jelas kapan pertukaran itu terjadi tetapi pada bulan Juni Ukraina mengumumkan bahwa Rusia telah menyerahkan 144 tawanan.
Baca: Panglima Tertinggi Akui Hampir 9.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang
Zhaivoronok bertugas dengan Resimen Azov, unit penjaga nasional. Beberapa anggota Azov memiliki asal-usul sayap kanan dan ultranasionalis.
Setelah berjuang selama berminggu-minggu dari bunker dan terowongan pabrik baja, ratusan pejuang Azov menyerah pada bulan Mei. Meskipun para tahanan Azov belum didakwa secara resmi, pada 2 Agustus Mahkamah Agung Rusia memutuskan bahwa resimen tersebut adalah organisasi teroris.
Lihat Juga :