Drone Hantam Markas Armada Rusia, Warga: Sistem Pertahanan Kita Istirahat Makan Siang?
Minggu, 21 Agustus 2022 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kapan kamu akhirnya akan menutup kota?" tanya yang lain, menyarankan serangan itu adalah pekerjaan partisan pro-Ukraina di semenanjung Crimea.
“Kami berjuang lebih keras melawan virus Corona! Ada pos pemeriksaan di mana-mana saat itu, sekarang siapa saja dan semua orang masuk!!!!” kecam yang lain.
Warga lain bertanya-tanya apakah lebih banyak serangan akan datang. Rabu 24 Agustus adalah hari kemerdekaan Ukraina, dan juga akan menandai enam bulan sejak invasi Rusia.
Banyak orang di negara itu khawatir bahwa Moskow mungkin sedang mempersiapkan semacam serangan besar hari itu, tetapi penduduk di Crimea juga tampaknya khawatir bahwa Ukraina ingin menandai keberhasilan perlawanannya.
“Mereka memiliki Hari Kemerdekaan pada tanggal 24, mungkin mereka sedang mempersiapkan sesuatu? Dan (drone) hanya untuk mengalihkan perhatian dari hal utama,” kata mereka.
Serangan itu terjadi sehari setelah AS mengumumkan paket senjata senilai USD775 juta atau sekitar Rp11,5 triliun untuk Ukraina termasuk drone, kendaraan lapis baja dan artileri.
Pejabat pemerintah telah berulang kali mengatakan bahwa sementara senjata barat memungkinkan negara untuk menyelamatkan Kiev, dan menahan Rusia di daerah lain, mereka masih kekurangan senjata yang dibutuhkan untuk mengalahkan Rusia secara meyakinkan.
Baca juga: Bikin Rusia Makin Frustrasi, AS Pasok Senjata Baru Rp11,5 Triliun ke Ukraina
“Kami berjuang lebih keras melawan virus Corona! Ada pos pemeriksaan di mana-mana saat itu, sekarang siapa saja dan semua orang masuk!!!!” kecam yang lain.
Warga lain bertanya-tanya apakah lebih banyak serangan akan datang. Rabu 24 Agustus adalah hari kemerdekaan Ukraina, dan juga akan menandai enam bulan sejak invasi Rusia.
Banyak orang di negara itu khawatir bahwa Moskow mungkin sedang mempersiapkan semacam serangan besar hari itu, tetapi penduduk di Crimea juga tampaknya khawatir bahwa Ukraina ingin menandai keberhasilan perlawanannya.
“Mereka memiliki Hari Kemerdekaan pada tanggal 24, mungkin mereka sedang mempersiapkan sesuatu? Dan (drone) hanya untuk mengalihkan perhatian dari hal utama,” kata mereka.
Serangan itu terjadi sehari setelah AS mengumumkan paket senjata senilai USD775 juta atau sekitar Rp11,5 triliun untuk Ukraina termasuk drone, kendaraan lapis baja dan artileri.
Pejabat pemerintah telah berulang kali mengatakan bahwa sementara senjata barat memungkinkan negara untuk menyelamatkan Kiev, dan menahan Rusia di daerah lain, mereka masih kekurangan senjata yang dibutuhkan untuk mengalahkan Rusia secara meyakinkan.
Baca juga: Bikin Rusia Makin Frustrasi, AS Pasok Senjata Baru Rp11,5 Triliun ke Ukraina
Lihat Juga :