Bikin Rusia Makin Frustrasi, AS Pasok Senjata Baru Rp11,5 Triliun ke Ukraina

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 10:36 WIB
loading...
Bikin Rusia Makin Frustrasi,...
AS umumkan paket bantuan senjata baru untuk Ukraina senilai lebih dari Rp11,5 triliun. Pasokan senjata baru ini untuk membuat Rusia semakin frustrasi dengan perangnya yang kacau. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat mengumumkan paket bantuan senjata baru untuk Ukraina senilai USD775 juta atau lebih dari Rp11,5 triliun. Bantuan militer ini untuk membuat Rusia semakin frustrasi dengan perangnya yang kacau.

Dengan paket senjata terbaru itu, total bantuan keamanan Washington untuk Kiev menjadi USD10,6 miliar (Rp157,7 triliun) sejak awal pemerintahan Joe Biden.

Paket bantuan senjata terbaru itu telah disetujui Presiden Joe Biden, yang berarti penarikan dari pasokan senjata Pentagon. Presiden Biden sudah 19 kali melakukannya sejak Agustus 2021.

Pentagon mengatakan paket senjata dan peralatan terbaru akan mencakup amunisi tambahan untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) dan 16 Howitzer 105mm dan 36.000 peluru artileri 105mm.

Baca juga: Tembak Jatuh Jet Tempur Su-34 Rusia dengan Senapan, Pria Tua Ukraina Diberi Medali

Sebanyak 15 Scan Eagle Unmanned Aerial Systems dan 40 MaxxPro Mine Resistant Ambush Protected Vehicles dengan roller ranjau serta tambahan rudal anti-radiasi berkecepatan tinggi juga akan dikirim.

Selain itu, paket tersebut juga mencakup 50 Armored High-Mobility Multipurpose Wheeled Vehicles (HMMWV), 1.500 rudal Tube-Launched, Optically-Tracked, Wire-Guided (TOW) dan 1.000 sistem anti-armor Javelin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved