Rusia Peringatkan AS Hampir Jadi Pihak dalam Perang Ukraina
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 22:43 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: China Blak-blakan Akui Latihan Militer Bersama Rusia Tahun Ini
“Keterlibatan yang semakin jelas dan lebih dalam di Ukraina dalam hal melawan operasi militer kami, pada kenyataannya, menempatkan negara ini, AS, di ambang berubah menjadi pihak dalam konflik,” papar dia.
AS telah menjadi pendukung terkuat Kiev di tengah konfliknya dengan Rusia. Washington memberi Kiev miliaran dolar dalam bentuk bantuan militer dan keuangan, serta data intelijen.
Pengiriman Washington ke militer Ukraina termasuk perangkat keras canggih seperti peluncur roket ganda HIMARS, howitzer M777, dan drone tempur.
Reuters melaporkan pada Jumat bahwa Presiden AS Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan mematikan lainnya untuk Kiev sekitar USD800 juta.
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dari pemerintahan Biden mengatakan kepada Politico pada Kamis bahwa Gedung Putih tidak memiliki masalah dengan Ukraina yang menyerang Krimea, yang menjadi bagian dari Rusia setelah referendum 2014 diadakan sebagai tanggapan atas kudeta di Kiev.
AS percaya Kiev dapat menyerang target apa pun di wilayahnya, dan "Crimea adalah Ukraina," menurut pejabat Amerika itu.
“Keterlibatan yang semakin jelas dan lebih dalam di Ukraina dalam hal melawan operasi militer kami, pada kenyataannya, menempatkan negara ini, AS, di ambang berubah menjadi pihak dalam konflik,” papar dia.
AS telah menjadi pendukung terkuat Kiev di tengah konfliknya dengan Rusia. Washington memberi Kiev miliaran dolar dalam bentuk bantuan militer dan keuangan, serta data intelijen.
Pengiriman Washington ke militer Ukraina termasuk perangkat keras canggih seperti peluncur roket ganda HIMARS, howitzer M777, dan drone tempur.
Reuters melaporkan pada Jumat bahwa Presiden AS Joe Biden akan mengumumkan paket bantuan mematikan lainnya untuk Kiev sekitar USD800 juta.
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya dari pemerintahan Biden mengatakan kepada Politico pada Kamis bahwa Gedung Putih tidak memiliki masalah dengan Ukraina yang menyerang Krimea, yang menjadi bagian dari Rusia setelah referendum 2014 diadakan sebagai tanggapan atas kudeta di Kiev.
AS percaya Kiev dapat menyerang target apa pun di wilayahnya, dan "Crimea adalah Ukraina," menurut pejabat Amerika itu.
Lihat Juga :