Rusia Klaim 100 Pasukan Ukraina Dieksekusi Resimen Neo Nazi
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 20:48 WIB
loading...
Rusia klaim 100 pasukan Ukraina dieksekusi resimen Neo Nazi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Sekitar 100 tentara Ukraina telah dieksekusi oleh pejuang nasionalis dari resimen "Kraken" karena meninggalkan posisi mereka. Demikian klaim Kementerian Pertahanan Rusia dalam briefing hariannya pada Jumat (19/8/2022).
"Setelah pasukan Rusia melakukan serangan terhadap brigade infanteri bermotor ke-58 Ukraina pada 14 Agustus di dekat pemukiman Udy di wilayah Kharkov, sisa-sisa formasi melarikan diri dari posisi mereka dan mundur," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov.
"Untuk menekan kepanikan dan mengintimidasi personel Angkatan Bersenjata Ukraina, para pejuang dari resimen neo Nazi Kraken secara nyata mengeksekusi 100 prajurit dari brigade infanteri bermotor ke-58 yang meninggalkan posisi mereka di dekat Udy," sambungnya seperti dikutip dari Russia Today.
Baca juga: Rudal Presisi Rusia Hantam Pangkalan Ukraina, Puluhan Tentara Asing Tewas
Resimen "Kraken" menggambarkan dirinya sebagai unit pengintaian dan sabotase khusus di bawah Kementerian Pertahanan Ukraina, yang beroperasi secara terpisah dari Angkatan Bersenjata. Moskow menganggapnya sebagai cabang dari resimen neo-Nazi "Azov" yang menderita kekalahan telak di kota Mariupol pada bulan Mei lalu.
"Setelah pasukan Rusia melakukan serangan terhadap brigade infanteri bermotor ke-58 Ukraina pada 14 Agustus di dekat pemukiman Udy di wilayah Kharkov, sisa-sisa formasi melarikan diri dari posisi mereka dan mundur," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov.
"Untuk menekan kepanikan dan mengintimidasi personel Angkatan Bersenjata Ukraina, para pejuang dari resimen neo Nazi Kraken secara nyata mengeksekusi 100 prajurit dari brigade infanteri bermotor ke-58 yang meninggalkan posisi mereka di dekat Udy," sambungnya seperti dikutip dari Russia Today.
Baca juga: Rudal Presisi Rusia Hantam Pangkalan Ukraina, Puluhan Tentara Asing Tewas
Resimen "Kraken" menggambarkan dirinya sebagai unit pengintaian dan sabotase khusus di bawah Kementerian Pertahanan Ukraina, yang beroperasi secara terpisah dari Angkatan Bersenjata. Moskow menganggapnya sebagai cabang dari resimen neo-Nazi "Azov" yang menderita kekalahan telak di kota Mariupol pada bulan Mei lalu.
Lihat Juga :