Wanita Muslim India Korban Ruda Paksa 11 Pria Hindu Kutuk Pembebasan Pemerkosanya
Kamis, 18 Agustus 2022 - 20:36 WIB
loading...
Wanita Muslim India yang jadi korban ruda paksa 11 pria hindu kutuk pembebasan pemerkosanya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
NEW DELHI - Seorang wanita Muslim India yang diperkosa beramai-ramai saat hamil meminta pemerintah untuk membatalkan keputusannya untuk membebaskan 11 pria Hindu pemerkosanya. Peristiwa itu terjadi selama selama kerusuhan agama tahun 2002 yang menghancurkan India.
Korban, yang sekarang berusia 40-an, tengah hamil ketika dia diperkosa secara brutal dalam kekerasan komunal pada tahun 2002 di negara bagian Gujarat barat. Tujuh anggota keluarga wanita itu, termasuk putrinya yang berusia tiga tahun, juga tewas dalam kekerasan tersebut.
Kesebelas pria itu sebelumnya pada tahun 2008 atas pemerkosaan, pembunuhan, dan pertemuan yang melanggar hukum. Namun kemudian mereka dibebaskan pada hari Senin ketika India merayakan 75 tahun kemerdekaannya.
Korban mengatakan keputusan pemerintah negara bagian Gujarat telah membuatnya mati rasa dan menggoyahkan keyakinannya pada keadilan.
Baca juga: 11 Pria Hindu India Pemerkosa Wanita Muslim yang Hamil Dibebaskan dari Penjara
“Bagaimana keadilan bagi seorang wanita bisa berakhir seperti ini? Saya memercayai pengadilan tertinggi di tanah kami,” katanya dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam, menambahkan bahwa tidak ada pihak berwenang yang menghubunginya sebelum membuat keputusan.
Korban, yang sekarang berusia 40-an, tengah hamil ketika dia diperkosa secara brutal dalam kekerasan komunal pada tahun 2002 di negara bagian Gujarat barat. Tujuh anggota keluarga wanita itu, termasuk putrinya yang berusia tiga tahun, juga tewas dalam kekerasan tersebut.
Kesebelas pria itu sebelumnya pada tahun 2008 atas pemerkosaan, pembunuhan, dan pertemuan yang melanggar hukum. Namun kemudian mereka dibebaskan pada hari Senin ketika India merayakan 75 tahun kemerdekaannya.
Korban mengatakan keputusan pemerintah negara bagian Gujarat telah membuatnya mati rasa dan menggoyahkan keyakinannya pada keadilan.
Baca juga: 11 Pria Hindu India Pemerkosa Wanita Muslim yang Hamil Dibebaskan dari Penjara
“Bagaimana keadilan bagi seorang wanita bisa berakhir seperti ini? Saya memercayai pengadilan tertinggi di tanah kami,” katanya dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam, menambahkan bahwa tidak ada pihak berwenang yang menghubunginya sebelum membuat keputusan.
Lihat Juga :