Korut Cabut Aturan Wajib Masker dan Jaga Jarak
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Korea Utara Deklarasi Kemenangan Lawan Covid-19, Pembatasan Dicabut
Korut tidak pernah mengkonfirmasi berapa banyak orang yang terinfeksi Covid-19, tampaknya karena kurangnya sarana untuk melakukan pengujian secara luas, hanya melaporkan jumlah harian pasien demam. Penghitungan itu naik menjadi sekitar 4,77 juta, dan Korut tidak mencatat kasus baru seperti itu sejak akhir bulan lalu.
Deklarasi Korut tentang Covid-19 datang meskipun tidak ada program vaksin yang diketahui. Sebaliknya, dikatakan bahwa mereka bergantung pada penguncian, obat-obatan yang diproduksi di dalam negeri, dan apa yang disebut Kim Jong-un sebagai "sistem sosialis gaya Korea yang menguntungkan".
Para ahli penyakit menular meragukan klaim kemajuan Korut, dengan alasan tidak adanya data independen.
Baca juga: Kim Jong-un Ternyata Sakit Parah Selama Wabah Covid-19 di Korut
Korut tidak pernah mengkonfirmasi berapa banyak orang yang terinfeksi Covid-19, tampaknya karena kurangnya sarana untuk melakukan pengujian secara luas, hanya melaporkan jumlah harian pasien demam. Penghitungan itu naik menjadi sekitar 4,77 juta, dan Korut tidak mencatat kasus baru seperti itu sejak akhir bulan lalu.
Deklarasi Korut tentang Covid-19 datang meskipun tidak ada program vaksin yang diketahui. Sebaliknya, dikatakan bahwa mereka bergantung pada penguncian, obat-obatan yang diproduksi di dalam negeri, dan apa yang disebut Kim Jong-un sebagai "sistem sosialis gaya Korea yang menguntungkan".
Para ahli penyakit menular meragukan klaim kemajuan Korut, dengan alasan tidak adanya data independen.
Baca juga: Kim Jong-un Ternyata Sakit Parah Selama Wabah Covid-19 di Korut
(ian)
Lihat Juga :