Rusia: Swiss Tak Lagi Netral, Tidak Bisa Jadi Penengah

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Swiss yang netral telah mencerminkan hampir semua sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa kepada Rusia atas intervensi militernya di Ukraina. Media Swiss sebelumnya melaporkan bahwa tujuan utama proposal Swiss adalah untuk memungkinkan warga Ukraina yang tinggal di Rusia menerima layanan konsuler dari kedutaan Swiss di Moskow.

Baca: Jatuhkan Sanksi, tapi Swiss Ketahuan Impor 3,1 Ton Emas Rusia

Sebelumnya, surat kabar Swiss, Tages Anzeiger melaporkan bahwa pemerintah negara itu telah menolak permintaan untuk merawat warga Ukraina yang terluka dengan alasan bahwa tindakan itu akan melanggar status netralnya. Permintaan itu sendiri diajukan oleh sebuah departemen di NATO.

Tages Anzeiger melaporkan Pusat Koordinasi Tanggap Bencana Euro-Atlantik dilaporkan menghubungi Layanan Medis Terkoordinasi (KSD) Angkatan Darat Swiss pada bulan Mei lalu. Blok militer itu mencari bantuan dari petugas medis Swiss dalam merawat tidak hanya tentara Ukraina tetapi juga warga sipil yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Pusat Koordinasi Tanggap Bencana Euro-Atlantik adalah sebuah struktur NATO yang saat ini mengoordinasikan evakuasi medis internasional dan perawatan orang-orang Ukraina yang terluka selama konflik yang sedang berlangsung antara Moskow dan Kiev.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved