Ukraina Klaim 9 Pesawat Tempur Rusia Hancur dalam Ledakan Crimea

Kamis, 11 Agustus 2022 - 00:17 WIB
loading...
A A A
"Kiev resmi bungkam tentang hal itu, tetapi secara tidak resmi militer mengakui bahwa itu adalah serangan Ukraina," kata analis militer Ukraina Oleh Zhdanov.

Pangkalan di semenanjung Laut Hitam, yang menjuntai di selatan Ukraina, setidaknya 200 kilometer dari posisi terdekat Ukraina atau berada di luar jangkauan rudal yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) untuk digunakan dalam peluncur HIMARS.

Ukraina telah berulang kali mendesak Washington untuk mengirimkan rudal jarak jauh untuk HIMARS yang dapat menyerang target hingga 300 kilometer. Gedung Putih telah menolak karena khawatir hal itu dapat memicu perang yang lebih luas.

Baca juga: Ledakan di Pangkalan Udara Crimea, Ini Kata Militer Rusia

Ledakan itu sendiri menimbulkan spekulasi bahwa Ukraina akhirnya mendapatkan senjata jarak jauh, tetapi staf kongres AS mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui adanya rudal semacam itu yang dipasok oleh Amerika Serikat.

Zhdanov menduga bahwa pasukan Ukraina dapat menyerang pangkalan udara dengan rudal anti-kapal Neptunus yang memiliki jangkauan sekitar 200 kilometer, atau dengan rudal anti-kapal Harpoon yang dipasok Barat yang dapat mencapai sekitar 300 kilometer.

Institut Studi Perang yang berbasis di Washington mengatakan tidak dapat secara independen menentukan apa yang menyebabkan ledakan tetapi mencatat bahwa ledakan simultan di dua tempat di pangkalan mungkin mengesampingkan kebakaran yang tidak disengaja, tetapi bukan sabotase atau serangan rudal.

“Kremlin memiliki sedikit insentif untuk menuduh Ukraina melakukan serangan yang menyebabkan kerusakan karena serangan tersebut akan menunjukkan ketidakefektifan sistem pertahanan udara Rusia,” lembaga itu menambahkan.

Selama perang, Kremlin telah melaporkan banyak kebakaran dan ledakan di wilayah Rusia dekat perbatasan Ukraina, menyalahkan beberapa dari mereka pada serangan Kiev. Pihak berwenang Ukraina sebagian besar diam tentang insiden itu, lebih memilih untuk membuat dunia menebak-nebak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved