Gerebek Rumah Donald Trump, FBI Angkut 15 Kotak Termasuk Dokumen Rahasia
Selasa, 09 Agustus 2022 - 12:24 WIB
loading...
Para agen Secret Service berjaga di rumah mantan presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, setelah digerebek FBI. Foto/REUTERS/Marco Bello
A
A
A
WASHINGTON - Para agen Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) telah menggerebek rumah mantan presiden Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, Senin waktu setempat atau hari ini (9/8/2022) WIB. Sebanyak 15 kotak diangkut dari rumah tersebut.
The New York Times melaporkan Trump tidak ada di rumah itu pada saat penggerebekan.
Sumber anonim yang dikutip surat kabar tersebut mengatakan FBI menyita sekitar 15 kotak material, termasuk banyak dokumen rahasia, yang dibawa Trump dari Gedung Putihsetelah dia lengserpada Januari 2021.
Baca juga: Rumah Mantan Presiden AS Donald Trump Digerebek FBI
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada CNN bahwa pihaknya tidak diberitahu tentang penggerebekan tersebut.
Pengacara Donald Trump, Christina Bobb, mengonfirmasi bahwa para agen FBI menyita dokumen dari rumah kliennya di resor Palm Beach.
“Presiden Trump dan tim hukumnya telah bekerja sama dengan pejabat FBI dan DOJ [Departemen Kehakiman] di setiap langkah. FBI memang melakukan serbuan mendadak dan menyita kertas," katanya.
The New York Times melaporkan Trump tidak ada di rumah itu pada saat penggerebekan.
Sumber anonim yang dikutip surat kabar tersebut mengatakan FBI menyita sekitar 15 kotak material, termasuk banyak dokumen rahasia, yang dibawa Trump dari Gedung Putihsetelah dia lengserpada Januari 2021.
Baca juga: Rumah Mantan Presiden AS Donald Trump Digerebek FBI
Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada CNN bahwa pihaknya tidak diberitahu tentang penggerebekan tersebut.
Pengacara Donald Trump, Christina Bobb, mengonfirmasi bahwa para agen FBI menyita dokumen dari rumah kliennya di resor Palm Beach.
“Presiden Trump dan tim hukumnya telah bekerja sama dengan pejabat FBI dan DOJ [Departemen Kehakiman] di setiap langkah. FBI memang melakukan serbuan mendadak dan menyita kertas," katanya.
Lihat Juga :