Jika Israel Langgar Gencatan Senjata, Jihad Islam Ancam Lanjutkan Perang

Senin, 08 Agustus 2022 - 21:09 WIB
loading...
Jika Israel Langgar...
Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad Al-Nakhalah. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Sekretaris Jenderal Jihad Islam Ziyad Al-Nakhalah memperingatkan jika Israel tidak mematuhi apa yang telah disepakati melalui mediator Mesir, gerakan tersebut akan melanjutkan pertempuran.

Dia menekankan bahwa pendudukan Israel berada di bawah tekanan dari Perlawanan Palestina, yang memaksa Israel membebaskan tawanan Khalil Al-Awawdeh dan Bassam Al-Saadi.

Dia menjelaskan, Israel yang berusaha keras mencapai kesepakatan tentang gencatan senjata.

"Saya tunduk pada para martir besar rakyat kami, yang dipimpin para pemimpin mujahidin besar," tegas Al-Nakhalah saat gencatan senjata mulai berlaku.

Baca juga: Jihad Islam: Kami Sanggup Ubah Kota-kota Israel di Sekitar Gaza Jadi Neraka

Dia menambahkan, "Perlawanan Palestina di Jalur Gaza membuat prestasi besar, terutama gerakan Jihad Islam."

"Gerakan Jihad Islam lebih kuat hari ini, dan semua kota musuh berada dalam jangkauan rudal perlawanan," papar dia.

Dia menunjukkan, "Kami mengambil tindakan untuk membela persatuan rakyat dan pendudukan melancarkan serangannya untuk mengakhiri gerakan Jihad Islam dan Saraya Al-Quds, tetapi kami muncul lebih kuat dari sebelumnya."

Baca juga: Garda Revolusi Iran: Perhitungan Salah Israel Percepat Keruntuhannya

Al-Nakhalah menjelaskan, "58 permukiman berada di bawah pengeboman Brigade Al-Quds hari ini, serta kota-kota Tel Aviv, Ashdod, Ashkelon, dan kota-kota pendudukan lainnya. Kami mengendalikan medan perang dan berada di atas angin."

"Jika musuh telah mencapai sesuatu, mereka tidak akan berusaha untuk mencapai gencatan senjata dengan Jihad Islam di bawah naungan Mesir," tutur dia.

Dia menegaskan, "Jika musuh tidak mematuhi apa yang kami sepakati melalui mediator Mesir, kami akan melanjutkan pertempuran lagi."

“Brigade Al-Quds menggunakan rudal yang mencapai semua permukiman Israel. Semua kota pendudukan berada dalam jangkauan rudal kami, dan pasukan pendudukan tidak dapat melangkah satu meter ke Gaza; kami berhasil membangun keseimbangan teror,” tegas Al-Nakhalah.

"Jika Jalur Gaza yang terkepung memaksakan persyaratannya pada pendudukan, menurut Anda apa yang bisa dilakukan oleh perlawanan Islam di Lebanon," papar dia.

"Hari ini, perlawanan memaksakan persamaan yang berbeda, dan perlawanan di Palestina memiliki bangsa dan negara yang mendukungnya, sama seperti Amerika Serikat mendukung Israel," tutur dia.

Al-Nakhalah berterima kasih kepada rakyat Iran dan pemerintah Iran atas dukungan mereka terhadap rakyat Palestina.

Dia menekankan, "Lebih dari 50 jam pertempuran, kami bersikeras menetapkan persamaan bahwa perlawanan berada di atas angin, dan musuh telah gagal mematahkan Jihad Islam."

"Apa yang telah dicapai adalah kemenangan bagi rakyat Palestina, dan kami akan melindungi pencapaian ini. Saya salut kepada Tepi Barat; kami adalah Anda, dan Anda adalah kami," pungkas dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved