Garda Revolusi Iran: Perhitungan Salah Israel Percepat Keruntuhannya
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:05 WIB
loading...
Pasukan IRGC berpawai di dekat rudal Kheibar Shekan di Teheran 29 April 2022. Foto/REUTERS/NurPhoto/Morteza Nikoubazl
A
A
A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan, perhitungan salah Israel memperkuat perlawanan Palestina dan mempercepat keruntuhan negara pendudukan itu.
Peringatan IRGC muncul terkait serangan Israel terbaru terhadap Jalur Gaza.
"Kejahatan baru yang dilakukan entitas rasis dan pembunuh anak-anak ... yang didukung Amerika Serikat (AS) dan pemerintah lain telah mengungkapkan kebiadaban Zionis dan pendukung mereka di dalam dan di luar kawasan," tegas Korps Garda Revolusi Iran.
Baca juga: Perlintasan Gaza Dibuka saat Gencatan Senjata Israel dan Jihad Islam
Garda Revolusi Iran menambahkan, "Namun, pemboman Israel datang sebagai akibat dari salah perhitungan tentang kekuatan perlawanan Palestina dan bagaimana menanggapi setiap agresi terhadap rakyat Palestina yang tertindas."
Kejahatan ini, menurut IRGC, dilakukan pada hari-hari pertama Tahun Baru Islam dan mengakibatkan puluhan syahid dan luka-luka. "Israel dan para pendukungnya akan menyesali ini," tegas IRGC.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC mengecam negara-negara Arab yang telah "menyerah kepada dominasi Israel" melalui apa yang disebut Kesepakatan Abraham.
Peringatan IRGC muncul terkait serangan Israel terbaru terhadap Jalur Gaza.
"Kejahatan baru yang dilakukan entitas rasis dan pembunuh anak-anak ... yang didukung Amerika Serikat (AS) dan pemerintah lain telah mengungkapkan kebiadaban Zionis dan pendukung mereka di dalam dan di luar kawasan," tegas Korps Garda Revolusi Iran.
Baca juga: Perlintasan Gaza Dibuka saat Gencatan Senjata Israel dan Jihad Islam
Garda Revolusi Iran menambahkan, "Namun, pemboman Israel datang sebagai akibat dari salah perhitungan tentang kekuatan perlawanan Palestina dan bagaimana menanggapi setiap agresi terhadap rakyat Palestina yang tertindas."
Kejahatan ini, menurut IRGC, dilakukan pada hari-hari pertama Tahun Baru Islam dan mengakibatkan puluhan syahid dan luka-luka. "Israel dan para pendukungnya akan menyesali ini," tegas IRGC.
Dalam pernyataan yang sama, IRGC mengecam negara-negara Arab yang telah "menyerah kepada dominasi Israel" melalui apa yang disebut Kesepakatan Abraham.
Lihat Juga :