Balas Serangan Israel, Roket Militan Palestina Gempur Wilayah Barat Yerusalem

Minggu, 07 Agustus 2022 - 20:28 WIB
loading...
Balas Serangan Israel,...
Balas Serangan Israel, Roket Militan Palestina Gempur Wilayah Barat Yerusalem. FOTO/Reuters
A A A
GAZA - Militan Palestina menembakkan roket ke Yerusalem pada Minggu (7/8/2022). Serangan itu tidak menimbulkan korban, tetapi menandakan jangkauan dan tekad baru militan Palestina ketika Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza untuk hari ketiga.

Sirene peringatan roket terdengar di Mevaseret Zion, Kiryat Anavim, Abu Ghosh dan Kiryat Anavim, komunitas sekitar 5km sebelah barat Yerusalem. Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, roket yang ditembakkan ke Yerusalem telah dicegat di atas kota-kota itu. Tidak ada laporan mengenai korban atau kerusakan.

Baca: Korban Jiwa Serangan Israel ke Gaza Bertambah, 29 Tewas

Gejolak itu telah mengkhawatirkan kekuatan dunia dan mendorong mediasi gencatan senjata oleh Mesir. "Diam akan dijawab dengan tenang. Jika mereka terus menembak, kami akan terus bertindak," kata seorang juru bicara militer Israel, seperti dikutip dari Reuters. "Jika mereka mundur dan berhenti menembak, itu akan menjadi sunyi," lanjutnya.

Semalam, Khaled Mansour, seorang komandan senior kelompok Jihad Islam militan, tewas di Gaza selatan bersama dengan dua rekannya dan lima warga sipil lainnya. Jihad Islam mengatakan, "tidak akan membiarkan darah mereka mengering sebelum mereka membombardir pemukiman musuh".

Sekitar 30 warga Palestina, setidaknya sepertiga dari mereka warga sipil dan dua dari mereka komandan senior Jihad Islam, tewas dalam gelombang pertempuran di Gaza selama akhir pekan, sementara serangan roket telah mengirim puluhan ribu warga Israel ke tempat perlindungan.

Baca: Serangan Udara Israel Berlanjut, Jenderal Iran: Palestina Tidak Sendirian!

Sementara itu, titik potensial bentrokan lainnya muncul ketika orang-orang Yahudi yang memperingati dua kuil yang dihancurkan pada zaman kuno mengunjungi kompleks masjid Al Aqsa di Yerusalem, tempat kuil-kuil Yahudi itu pernah berdiri. Orang-orang Palestina menganggap kunjungan semacam itu sebagai penghinaan agama dan politik.

Rekaman yang beredar secara online menunjukkan beberapa orang Yahudi berdoa di alun-alun batu yang ditinggikan di kompleks yang melanggar peraturan Israel, dan polisi bergerak untuk menghentikan mereka ketika orang-orang Palestina berteriak sebagai protes.

Orang-orang Yahudi menyebut situs tersebut sebagai Temple Mount sementara Muslim menyebutnya sebagai Tempat Suci.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved