AS Setuju Jual Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Sistem Rudal THAAD untuk UEA
Kamis, 04 Agustus 2022 - 04:57 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan ini mengutip serangan drone dan rudal balistik lintas batas kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang gigih terhadap situs-situs sipil dan infrastruktur penting di Arab Saudi.
Al Arabiya pertama kali melaporkan pada bulan Juni bahwa AS kemungkinan akan mengumumkan penjualan pencegat anti-rudal dalam beberapa minggu mendatang.
Houthi yang didukung Iran menggandakan jumlah serangan terhadap sasaran sipil di Arab Saudi selama sembilan bulan pertama tahun 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020. Data itu menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang berbasis di Washington.
Baca juga: Takut Sanksi Amerika, Filipina Batal Beli Helikopter Mi-17 Rusia
Selain itu, dalam kesepakatan lain, Deplu AS juga menyetujui penjualan senilai $2,25 miliar atau sekitar Rp33 triliun 96 sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ke Uni Emirat Arab (UEA).
Pentagon mengatakan bahwa UEA meminta untuk membeli peluru kendali THAAD, dua THAAD Launch Control Stations (LCS), dan dua THAAD Tactical Operations Stations (TOS). Juga termasuk perbaikan dan pengembalian, integrasi sistem dan checkout, dan suku cadang dan perbaikan.
Al Arabiya pertama kali melaporkan pada bulan Juni bahwa AS kemungkinan akan mengumumkan penjualan pencegat anti-rudal dalam beberapa minggu mendatang.
Houthi yang didukung Iran menggandakan jumlah serangan terhadap sasaran sipil di Arab Saudi selama sembilan bulan pertama tahun 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020. Data itu menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) yang berbasis di Washington.
Baca juga: Takut Sanksi Amerika, Filipina Batal Beli Helikopter Mi-17 Rusia
Selain itu, dalam kesepakatan lain, Deplu AS juga menyetujui penjualan senilai $2,25 miliar atau sekitar Rp33 triliun 96 sistem rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) ke Uni Emirat Arab (UEA).
Pentagon mengatakan bahwa UEA meminta untuk membeli peluru kendali THAAD, dua THAAD Launch Control Stations (LCS), dan dua THAAD Tactical Operations Stations (TOS). Juga termasuk perbaikan dan pengembalian, integrasi sistem dan checkout, dan suku cadang dan perbaikan.
Lihat Juga :