Negosiator Pembicaraan Nuklir AS, UE dan Iran Gelar Pertemuan Mendadak di Wina
Kamis, 04 Agustus 2022 - 01:18 WIB
loading...
A
A
A
“Amerika Serikat menyambut baik upaya UE dan siap untuk upaya itikad baik untuk mencapai kesepakatan. Akan segera jelas apakah Iran siap untuk hal yang sama," tambah Malley seperti dikutip dari France24, Kamis (4/8/2022).
Kepala perwakilan Rusia pada pembicaraan tersebut, Mikhail Ulyanov, juga menulis di Twitter bahwa negosiator dari Rusia, penandatangan utama kesepakatan nuklir, bersiap untuk pembicaraan konstruktif guna menyelesaikan perjanjian.
Prospek pemulihan kesepakatan telah menjadi gelap dalam beberapa bulan terakhir dengan poin-poin utama yang tersisa, termasuk permintaan Teheran agar Washington memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan lagi keluar dari pakta dan mencabut sanksi terorisme terhadap paramiliter Iran, Garda Revolusi.
Baca juga: Jika Natanz Diserang, Iran Bisa Secepatnya Bangun Hulu Ledak Nuklir
Pertemuan yang diadakan secara tiba-tiba di Wina itu terjadi setelah kepala urusan luar negeri UE Josep Borrell berulang kali mendorong untuk memecahkan kebuntuan dan menyelamatkan kesepakatan dalam beberapa pekan terakhir. Dia baru-baru ini menulis di The Financial Times bahwa “ruang untuk kompromi tambahan yang signifikan telah habis.”
Kepala perwakilan Rusia pada pembicaraan tersebut, Mikhail Ulyanov, juga menulis di Twitter bahwa negosiator dari Rusia, penandatangan utama kesepakatan nuklir, bersiap untuk pembicaraan konstruktif guna menyelesaikan perjanjian.
Prospek pemulihan kesepakatan telah menjadi gelap dalam beberapa bulan terakhir dengan poin-poin utama yang tersisa, termasuk permintaan Teheran agar Washington memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan lagi keluar dari pakta dan mencabut sanksi terorisme terhadap paramiliter Iran, Garda Revolusi.
Baca juga: Jika Natanz Diserang, Iran Bisa Secepatnya Bangun Hulu Ledak Nuklir
Pertemuan yang diadakan secara tiba-tiba di Wina itu terjadi setelah kepala urusan luar negeri UE Josep Borrell berulang kali mendorong untuk memecahkan kebuntuan dan menyelamatkan kesepakatan dalam beberapa pekan terakhir. Dia baru-baru ini menulis di The Financial Times bahwa “ruang untuk kompromi tambahan yang signifikan telah habis.”
Lihat Juga :