Dubes AS untuk PBB: Rusia Ingin Hapus Ukraina dari Peta Dunia

Sabtu, 30 Juli 2022 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Thomas-Greenfield mengutip bukti kekejaman yang meningkat termasuk laporan pengeboman sekolah dan rumah sakit, pembunuhan pekerja bantuan dan jurnalis, penargetan warga sipil yang mencoba melarikan diri, pembunuhan gaya eksekusi brutal terhadap mereka yang menjalankan bisnis sehari-hari mereka di Bucha, pinggiran Ibu Kota Ukraina Kiev di mana pemerintah setempat mengatakan ratusan orang tewas selama pendudukan oleh pasukan Rusia.

Dia mengatakan ada bukti pasukan Rusia telah menginterogasi, menahan secara paksa, mendeportasi sekitar ratusan ribu warga Ukraina, termasuk anak-anak – membawa mereka dari rumah mereka dan mengirim mereka ke daerah terpencil di timur.

“PBB memiliki informasi bahwa pejabat dari administrasi kepresidenan Rusia sedang mengawasi dan mengoordinasikan operasi penyaringan,” kata Thomas-Greenfield kepada Dewan Keamanan PBB.

Menurut pejabat Ukraina dan Rusia, hampir 2 juta pengungsi Ukraina telah dikirim ke Rusia. Ukraina menggambarkan perjalanan ini sebagai pemindahan paksa ke tanah musuh, yang dianggap sebagai kejahatan perang. Sedangkan Rusia menyebut mereka melakukan evakuasi kemanusiaan korban perang yang berbahasa Rusia dan bersyukur atas rumah baru.

Investigasi Associated Press baru-baru ini, berdasarkan lusinan wawancara, telah menemukan bahwa sementara situasinya lebih bernuansa seperti yang digambarkan oleh Ukraina, banyak pengungsi memang dipaksa untuk memulai perjalanan nyata ke Rusia, mengalami pelanggaran hak asasi manusia di sepanjang jalan, dilucuti dokumennya dan dibiarkan bingung dan tersesat tentang di mana mereka berada.

Mereka yang pergi melalui serangkaian apa yang dikenal sebagai titik penyaringan, di mana perawatan berkisar dari interogasi dan pencarian telanjang hingga ditarik ke samping dan tidak pernah terlihat lagi.

Sementara itu Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyansky mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa de-Nazifikasi dan demiliterisasi Ukraina akan dilakukan secara penuh.

Baca juga: Rusia: Gunakan HIMARS AS, Ukraina Bunuh 40 Tentaranya yang Jadi Tawanan Perang

“Tidak boleh ada lagi ancaman dari tahap ini ke Donbas, atau ke Rusia, atau ke wilayah Ukraina yang dibebaskan di mana untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun orang akhirnya dapat merasa bahwa mereka dapat hidup seperti yang mereka inginkan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved