Menlu AS-Rusia Berbicara Via Telepon Pertama Kali Sejak Februari, Apa yang Dibicarakan?
Sabtu, 30 Juli 2022 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
"Dunia tidak akan mengakui pencaplokan. Kami akan menimbulkan biaya tambahan yang signifikan pada Rusia jika melanjutkan rencananya," tegasnya.
Blinken menegaskan kembali bahwa seruan mereka tidak mencakup perantara perdamaian di Ukraina.
“Sayangnya, secara tragis, kami tidak melihat adanya keterbukaan—kesediaan di pihak Rusia untuk terlibat secara berarti dalam mengakhiri agresi,” keluh Blinken.
"Pada saat yang sama, saya juga mengatakan bahwa jika ada masalah di mana kita dapat membuat perbedaan di Rusia senior yang mendengar langsung dari saya atau dari rekan kerja, tentu saja kami akan mengejar itu," sambungnya.
Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengkonfirmasi percakapan itu dan mengatakan itu diprakarsai oleh AS.
"Mengenai kemungkinan pertukaran warga Rusia dan Amerika Serikat yang dipenjara, pihak Rusia didesak untuk kembali ke mode profesional, tanpa isian informasi spekulatif, dialog dalam mode 'diplomasi diam-diam'," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Blinken menegaskan kembali bahwa seruan mereka tidak mencakup perantara perdamaian di Ukraina.
“Sayangnya, secara tragis, kami tidak melihat adanya keterbukaan—kesediaan di pihak Rusia untuk terlibat secara berarti dalam mengakhiri agresi,” keluh Blinken.
"Pada saat yang sama, saya juga mengatakan bahwa jika ada masalah di mana kita dapat membuat perbedaan di Rusia senior yang mendengar langsung dari saya atau dari rekan kerja, tentu saja kami akan mengejar itu," sambungnya.
Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengkonfirmasi percakapan itu dan mengatakan itu diprakarsai oleh AS.
"Mengenai kemungkinan pertukaran warga Rusia dan Amerika Serikat yang dipenjara, pihak Rusia didesak untuk kembali ke mode profesional, tanpa isian informasi spekulatif, dialog dalam mode 'diplomasi diam-diam'," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.
Lihat Juga :