Iran Eksekusi Mati 3 Wanita dalam Sehari, Semua karena Bunuh Suami

Sabtu, 30 Juli 2022 - 04:13 WIB
loading...
Iran Eksekusi Mati 3...
Iran mengeksekusi mati tiga wanita dalam satu hari, semuanya atas tuduhan membunuh suami. Foto/REUTERS/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Iran telah mengeksekusi mati tiga wanita dalam satu hari, semuanya atas tuduhan membunuh suami. Pelaksanaan eksekusi berlangsung pada 27 Juli, namun baru diungkap kelompok hak asasi manusia (HAM) pada Jumat (29/7/2022).

Ada kekhawatiran yang berkembang atas meningkatnya jumlah wanita yang dieksekusi gantung di Iran karena ada lonjakan pelaksanaan eksekusi mati.

Menurut para aktivis, yang dilansir AFP, Sabtu (30/7/2022), banyak dari terpidana mati adalah pembunuh suami yang kasar atau mereka menikah sebagai pengantin anak atau bahkan menikah dengan kerabat.

Kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Norwegia mengatakan pada 27 Juli tiga wanita dieksekusi di penjara yang berbeda karena membunuh suami mereka dalam kasus terpisah, yang berarti setidaknya 10 wanita kini telah dieksekusi oleh Iran Sepanjang tahun 2022.

Baca juga: Pengadilan Mesir Minta Eksekusi Mati Pembunuh Mahasiswi Disiarkan Langsung

Menurut IHR, Senobar Jalali, seorang warga negara Afghanistan, dieksekusi mati di sebuah penjara di luar Teheran.

Sementara itu Soheila Abedi, yang menikah dengan suaminya ketika baru berusia 15 tahun, digantung di sebuah penjara di kota Sanandaj di Iran barat.

Dia telah melakukan pembunuhan 10 tahun setelah pernikahan mereka dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 2015.

Selanjutnya, Faranak Beheshti, yang telah dijatuhi hukuman mati sekitar lima tahun lalu atas pembunuhan suaminya, telah dieksekusi mati di penjara di kota barat laut Urmia.

Para aktivis HAM berpendapat bahwa hukum Iran ditumpuk terhadap perempuan, yang tidak memiliki hak untuk secara sepihak menuntut perceraian, bahkan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan.

Sebuah laporan oleh IHR yang diterbitkan pada Oktober tahun lalu mengatakan bahwa setidaknya 164 wanita dieksekusi mati antara 2010 hingga Oktober 2021.

Tetapi para aktivis khawatir dengan lonjakan eksekusi di Iran tahun ini, bertepatan dengan naiknya mantan kepala kehakiman Ebrahim Raisi ke kursi kepresidenan pada tahun 2021 dan protes atas krisis ekonomi.

Menurut hitungan IHR, setidaknya 306 orang telah dieksekusi sejauh ini di Iran pada tahun 2022.

Pusat Hak Asasi Manusia Abdorrahman Boroumand yang berbasis di Washington dan Amnesty International yang berbasis di London mengatakan pada hari Rabu bahwa Iran melakukan eksekusi dengan "kecepatan yang mengerikan" dalam "serangan yang menjijikkan" terhadap hak untuk hidup.

Mereka yang ditangkap dalam beberapa pekan terakhir dalam tindakan keras terhadap suara-suara kritis termasuk sutradara Mohammad Rasoulof, yang filmnya yang menyayat "There is No Evil" tentang efek penggunaan hukuman mati di Iran memenangkanGolden Beardi Festival Film Berlin 2020.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved