Pakar Nilai Kudeta Gagal di Turki Dirancang untuk Singkirkan Oposisi

Kamis, 28 Juli 2022 - 19:16 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut Wenberg menunjukkan bahwa 99 jenderal yang ditangkap karena terlibat dalam kudeta dapat mengorganisir rencana yang jauh lebih efektif untuk menggulingkan pemerintah jika mereka mau.

Akhirnya, Erdogan mengeklaim bahwa 9.000 petugas polisi, 6.000 tentara, 30 gubernur regional dan 50 pegawai negeri senior juga terlibat dalam upaya tersebut, tetapi tidak satu pun dari orang-orang ini memberi tahu atau memata-matai seorang informan intelijen.

Kisah itu, menurutnya, benar-benar tidak dapat dipercaya, yang diceritakan kepada publik Turki oleh media yang dikendalikan oleh Erdogan, sambil menuntut siapa pun yang mengungkapkan cerita yang bertentangan dengan tuduhan terorisme.

Setelah menggunakan istilah "kudeta bertahap" untuk menggambarkan insiden tersebut, pemimpin partai oposisi CHP dipukuli oleh mereka yang pro-Erdogan di siang bolong.

Pemimpin partai oposisi lainnya, HDP pro-Kurdi, Selahattin Demirtas, dipenjara tak lama setelah menyatakan di Parlemen bahwa Erdogan memiliki pengetahuan penuh tentang insiden tersebut dan menambahkan elemen dramatis untuk meningkatkan daya tarik medianya.

Setelah membungkam narasi yang berlawanan, Erdogan mengisi kekosongan dengan propaganda, dengan menyalahkan simpatisan pengkhotbah Turki Fethullah Gulen—yang telah tinggal di pengasingan di Amerika Serikat sejak 1999.

Gulen mengecam kudeta dan pemberitaan di media, karena dia telah berulang kali membantah terlibat dalam apa yang terjadi.

Dia malah mengundang Erdogan untuk mengizinkan pengadilan internasional yang independen dan berjanji untuk mematuhi keputusannya. Erdogan tidak pernah menanggapi seruan ini.

Sebaliknya, Erdogan, yang menyebut peristiwa itu sebagai "hadiah dari Tuhan”, menggunakannya sebagai alasan untuk menekan ratusan ribu warga sipil Turki yang tidak bersalah, termasuk menembak, menahan, menangkap, memenjarakan, menculik dan menyiksa orang hanya karena hubungan mereka dengan Gerakan Hizmet.

Padahal Gerakan Hizmet mempromosikan akses setara ke pendidikan berkualitas, dialog antaragama, saling menghormati dan bantuan kemanusiaan.

Dalam tuntutannya Gerakan Hizmet, apa yang disebut "bukti" yang diajukan di pengadilan untuk membuktikan "bersalah" adalah contoh tekstual "bersalah oleh masyarakat”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved