Ukraina Klaim Gunakan HIMARS untuk Hancurkan 50 Depot Amunisi Rusia
Selasa, 26 Juli 2022 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Turki membantu menengahi kesepakatan itu dan mengatakan telah menerima jaminan dari Moskow bahwa pasukan Rusia tidak bertanggung jawab. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia membatalkan bantahan tersebut pada hari Minggu, dengan mengatakan bahwa serangan itu telah menghancurkan sebuah kapal militer Ukraina dan senjata yang dikirim oleh Washington.
“Rudal-rudal jarak jauh presisi tinggi yang diluncurkan dari laut menghancurkan kapal perang Ukraina yang berlabuh dan persediaan rudal anti-kapal yang dikirim oleh AS ke rezim Kiev,” sebut pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia. “Pabrik perbaikan dan peningkatan tentara Ukraina juga telah rusak,” lanjut pernyataan tersebut.
Negara-negara Barat mengulangi kecaman mereka atas serangan militer Rusia di Ukraina setelah serangan itu. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyebut invasi itu sebagai perang melawan persatuan Eropa.
“Kita tidak boleh membiarkan diri kita terpecah, kita tidak boleh membiarkan karya besar Eropa bersatu yang telah kita mulai dengan begitu menjanjikan dihancurkan,” katanya dalam pidato hari Minggu.
“Rudal-rudal jarak jauh presisi tinggi yang diluncurkan dari laut menghancurkan kapal perang Ukraina yang berlabuh dan persediaan rudal anti-kapal yang dikirim oleh AS ke rezim Kiev,” sebut pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia. “Pabrik perbaikan dan peningkatan tentara Ukraina juga telah rusak,” lanjut pernyataan tersebut.
Negara-negara Barat mengulangi kecaman mereka atas serangan militer Rusia di Ukraina setelah serangan itu. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyebut invasi itu sebagai perang melawan persatuan Eropa.
“Kita tidak boleh membiarkan diri kita terpecah, kita tidak boleh membiarkan karya besar Eropa bersatu yang telah kita mulai dengan begitu menjanjikan dihancurkan,” katanya dalam pidato hari Minggu.
(esn)
Lihat Juga :