40 Tahanan Palestina di Penjara Israel Mulai Aksi Mogok Makan

Minggu, 24 Juli 2022 - 19:48 WIB
loading...
A A A
Baca: 111 Hari Mogok Makan, Tahanan Palestina Menanti Ajal di Penjara Israel

Saat tekanan internasional untuk pembebasannya meningkat, pengadilan Israel di Beersheba telah menunda keputusannya atas perintah untuk memperpanjang masa tahanan Manasra. Menurut pengacara Khaled Zabarka, keputusan untuk memperpanjang isolasi sekarang akan dibuat pada 16 Agustus atas permintaan otoritas penuntutan pendudukan.

Sementara itu, ia akan terus ditahan di sel isolasi, yang merugikan kesehatan mental dan fisiknya. Komite Kesehatan Mental Palestina telah meminta semua rekan internasional dan orang-orang yang berniat baik untuk menuntut pembebasan pemuda Palestina.

Komite juga telah menghubungi Kongres AS untuk mendesak mereka bekerja pada pembebasan Manasra dengan memberikan tekanan pada negara pendudukan. Sebuah komite khusus di Israel baru-baru ini memutuskan untuk mengklasifikasikan kasus Manasra di bawah "undang-undang terorisme", yang membuatnya lebih sulit untuk dipertimbangkan untuk pembebasan bersyarat.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Mantan Pimpinan KPK:...
Mantan Pimpinan KPK: Febrie Adriansyah dan Keluarga Harus Dapat Perlindungan Tingkat Tinggi
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved