China Salahkan AS sebagai Biang Keladi Pemicu Perang Rusia-Ukraina

Rabu, 20 Juli 2022 - 04:19 WIB
loading...
China Salahkan AS sebagai...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian sebut AS sebagai biang keladi pemicu perang Rusia dan Ukraina. Foto/fmprc.gov.cn
A A A
BEIJING - China menyalahkan Amerika Serikat (AS) yang dianggap sebagai biang keladi pemicu perang Rusia dan Ukraina .

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian dalam konferensi pers reguler hari Selasa mengatakan bahwa Washington harus berhenti bermain sebagai "polisi dunia". Sebaliknya, harus bekerja menciptakan kondisi untuk perundingan damai.

Zhao mengomentari pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price yang sekali lagi mengancam China dengan “biaya yang sangat mahal” jika Beijing membantu Moskow menghindari sanksi Barat–meskipun tidak ada bukti bahwa China benar-benar melakukannya.

"Seolah-olah AS adalah polisi dunia,” ujar Zhao.

"China mengambil sikap yang objektif dan adil dan berdiri di sisi perdamaian dan keadilan ketika datang ke [konflik] Ukraina," lanjut Zhao.

Baca juga: Sekjen NATO kepada Parlemen Eropa: Berhenti Mengeluh dan Bantu Ukraina

"Sebagai orang yang memulai krisis Ukraina dan faktor terbesar yang memicunya, AS perlu merenungkan secara mendalam tindakannya yang salah dalam memberikan tekanan ekstrem dan mengobarkan api pada masalah Ukraina," imbuh diplomat China tersebut yang dikutip dari situs Kementerian Luar Negeri China, Rabu (20/7/2022).

“Kami dengan tegas menentang kecurigaan, ancaman, dan tekanan yang tidak beralasan yang menargetkan China. Kami juga dengan tegas menentang sanksi ilegal sepihak dan yurisdiksi jangka panjang tanpa dasar hukum internasional,” kata Zhao.

"Washington perlu berhenti memainkan konfrontasi blok dan menciptakan Perang Dingin baru dengan mengambil keuntungan dari situasi tersebut,” imbuh Zhao, mendesak AS untuk memfasilitasi penyelesaian krisis yang tepat dengan cara yang bertanggung jawab dan menciptakan lingkungan dan kondisi yang dibutuhkan untuk perundingan damai antara pihak-pihak terkait.

Ini bukan pertama kalinya China mendorong kembali tekanan AS untuk memihak Barat melawan Rusia dalam masalah Ukraina.

Bulan lalu, rekan Zhao, Wang Wenbin, juga mencela Washington karena memicu konflik di Ukraina.

Pada konferensi pers, Zhao juga menolak tuduhan AS bahwa China berkontribusi terhadap kekurangan pangan di Afrika, dengan menuding balik Washington.

“Cukup jelas bagi dunia siapa sebenarnya penyebab krisis pangan global ini,” katanya.

"Kami berharap AS akan secara serius merenungkan perannya yang buruk dalam krisis pangan global dan berhenti mencoreng dan membuat tuduhan tak berdasar terhadap China.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved