3 Negara Sahabat Rusia, Semua Ogah Ikuti Jejak Sanksi Barat

Selasa, 19 Juli 2022 - 14:35 WIB
loading...
3 Negara Sahabat Rusia,...
Presiden Putin Vladimir Putin, PM India Narendra Modi, Presiden Brasil Dilma Rousseff dan Presiden China Xi Jinping mengikuti VI BRICS Summit di Fortaleza, 15 Juli 2014. Foto/REUTERS/Paulo Whitaker
A A A
BEIJING - Rusia mendapat banyak kecaman dari berbagai negara barat karena invasinya ke Ukraina. Bahkan, negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin ini turut mendapat sanksi dari Barat atas keputusannya tersebut.

Namun, menyikapi tindakan Rusia, ada sejumlah negara yang memilih bersikap netral atau bahkan memberi dukungan kepada Rusia.

Negara-negara tersebut menjadi sahabat Rusia yang bekerja sama dalam berbagai bidang. Menurut survei yang dilakukan Levada Center, organisasi non-pemerintah Rusia, berikut beberapa negara yang dianggap sebagai sahabat Rusia.

1. Belarusia

Negara pecahan Uni Soviet yang berada di Eropa Timur ini mempunyai hubungan bilateral yang kuat dengan negara Rusia. Bukan hanya mendukung, akan tetapi Presiden Belarus Alexander Lukashenko, yang dikenal bergantung pada Rusia, juga membantu Rusia secara aktif.

Di tengah-tengah konflik Rusia-Ukraina, Lukashenko menyepakati pasokan peralatan militer ke Minsk, ibu kota Belarusia.

Selain itu, Belarusia juga tergabung dalam Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (CSTO) yang beranggotakan negara-negara bekas pecahan Uni Soviet, termasuk Rusia di dalamnya.

2. India

Sejak era Uni Soviet, Rusia telah membina hubungan dengan India. Pada 1971, Uni Soviet dan India menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama, walaupun India juga mengaku sebagai negara non-blok.

Kerja sama di bidang pertahanan merupakan hal utama dalam hubungan India dan Rusia. India banyak mengimpor persenjataan dari Rusia.

Menyikapi invasi Rusia terhadap Ukraina, India berada pada posisi yang netral dan menolak mengutuk agresi yang dilancarkan Rusia.

3. China

Terkait permasalahan Rusia-Ukraina, China mengambil sisi netral dan tidak menyalahkan Rusia dalam permasalahan ini. Bahkan, China seperti tak terpengaruh akan sanksi-sanksi yang dilemparkan negara-negara barat terhadap Rusia.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengungkapkan China akan selalu berdiri dalam menjaga perdamaian dan menentang perang serta memilih untuk tidak memihak.

Setelah pertemuan Wang Yi dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Anhui, China timur, kedua negara memutuskan membangun kerja sama dan membangun hubungan bilateral dalam berbagai bidang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved