Parlemen Belgia Serukan Sanksi UE Jika Israel Nekat Caplok Tepi Barat

Sabtu, 27 Juni 2020 - 05:38 WIB
loading...
A A A
Banyak negara Uni Eropa (UE) telah menyatakan menentang keras niat Israel untuk mencaplok hingga 30 persen wilayah Tepi Barat mulai 1 Juli, namun blok itu membutuhkan konsensus dari semua 27 anggotanya untuk menjatuhkan sanksi. (Baca: Dewan Gereja Dunia Desak Uni Eropa Beri Sanksi Israel )

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan dia bekerja dengan mitra UE tentang "pembalasan" potensial terhadap Israel. Pada hari Rabu, lebih dari 1.000 anggota parlemen dari 25 negara Eropa menandatangani pernyataan yang menentang aneksasi Israel secara sepihak atas Tepi Barat. Namun, parlemen Belgia adalah yang pertama di UE yang secara resmi menyerukan sanksi atas aneksasi yang direncanakan.(Baca: UE: Aneksasi akan Ganggu Hubungan Israel dengan Dunia Internasional )

Netanyahu telah berjanji untuk mencaplok wilayah-wilayah Tepi Barat, tempat lebih dari 420.000 pemukim Yahudi tinggal sebagai bagian dari inisiatif Visi Perdamaian Amerika Serikat (AS). Namun Gedung Putih mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya belum membuat keputusan akhir tentang apakah akan mendukung sepenuhnya rencana tersebut.

Aneksasi itu akan menjadikan negara Yahudi itu secara de facto berada di pemukiman Yahudi saja. Rencana itu telah dikecam oleh para ahli hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menyebutnya "melanggar hukum" dan "apartheid abad ke-21."
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved