Kedua dalam Seminggu, Kapal Perang AS Berlayar Dekat Pulau yang Diklaim China di LCS

Sabtu, 16 Juli 2022 - 17:37 WIB
loading...
Kedua dalam Seminggu,...
Kapal perang AS kembali berlayar dekat pulau yang diklaim China di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) kembali menantang klaim China atas pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan (LCS) pada Sabtu (16/7/2022). Ini adalah operasi kedua yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS dari jenisnya dalam minggu ini.

Armada ke-7 AS dalam sebuah pernyataan mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Benfold berlayar di dekat Kepulauan Spratly – yang dikenal sebagai Kepulauan Nansha di China – di tenggara Laut China Selatan dalam apa yang disebut “operasi kebebasan navigasi” (FONOP)

Dalam pernyataannya, Armada ke-7 AS mengatakan operasi Angkatan Laut AS di rantai pulau di mana China telah membangun benteng militer di pulau-pulau buatan menantang pembatasan lintas damai yang diberlakukan oleh Republik Rakyat China (RRC), Vietnam, dan Taiwan.

"Melanggar hukum internasional, RRC, Vietnam, dan Taiwan bermaksud meminta izin atau pemberitahuan terlebih dahulu sebelum kapal militer melakukan lintasan damai melalui laut teritorial dari fitur yang relevan," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari CNN.

Baca juga: Amerika Dukung Sikap Filipina di Laut China Selatan

“Laut teritorial” mengacu pada perairan dalam jarak 12 mil laut dari garis pantai suatu negara sebagaimana diakui oleh hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved