Profil Linda McMahon, Menteri Pendidikan AS Era Trump yang Pecat 50 Persen Pegawainya
Kamis, 13 Maret 2025 - 01:10 WIB
loading...
Linda McMahon memecat lima puluh persen pegawainya. Foto/X/@DisavowTrump20
A
A
A
WASHINGTON - Menteri Pendidikan pada kabinet Donald Trump , Linda McMahon, akan memangkas jumlah stafnya hingga hampir setengahnya, langkah awal dalam rencana untuk membubarkan departemen yang telah lama dibenci oleh Partai Republik. Itu dilakukannya hanya lima hari setelah dia dilantik dan dikonfirmasi oleh Senat.
Langkah tersebut merupakan langkah terbaru yang mengguncang pemerintah federal AS dalam enam minggu sejak presiden kembali ke Gedung Putih dan berjanji untuk secara drastis memangkas apa yang disebutnya sebagai birokrasi yang lembek dan tidak efisien, dengan ribuan karyawan di seluruh negeri telah dipecat.
Menteri Pendidikan Linda McMahon mengatakan kepada Fox News bahwa keputusan untuk memangkas stafnya -- hanya lima hari setelah ia mulai bekerja -- merupakan langkah untuk memenuhi perintah Trump bulan lalu yang menyatakan bahwa ia "membuat dirinya kehilangan pekerjaan".
"Perintahnya kepada saya, jelas, adalah untuk menutup Departemen Pendidikan, yang kami tahu harus bekerja sama dengan Kongres, Anda tahu, untuk mewujudkannya," kata McMahon, mantan CEO World Wrestling Entertainment, dilansir Fox News.
"Tetapi apa yang kami lakukan hari ini adalah mengambil langkah pertama untuk menghilangkan apa yang saya pikir adalah birokrasi yang membengkak."
Hampir 600 orang setuju untuk mengundurkan diri atau pensiun selama beberapa minggu terakhir sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk mengurangi jumlah pegawai, yang diawasi oleh pengusaha miliarder Elon Musk.
Langkah tersebut merupakan langkah terbaru yang mengguncang pemerintah federal AS dalam enam minggu sejak presiden kembali ke Gedung Putih dan berjanji untuk secara drastis memangkas apa yang disebutnya sebagai birokrasi yang lembek dan tidak efisien, dengan ribuan karyawan di seluruh negeri telah dipecat.
Menteri Pendidikan Linda McMahon mengatakan kepada Fox News bahwa keputusan untuk memangkas stafnya -- hanya lima hari setelah ia mulai bekerja -- merupakan langkah untuk memenuhi perintah Trump bulan lalu yang menyatakan bahwa ia "membuat dirinya kehilangan pekerjaan".
"Perintahnya kepada saya, jelas, adalah untuk menutup Departemen Pendidikan, yang kami tahu harus bekerja sama dengan Kongres, Anda tahu, untuk mewujudkannya," kata McMahon, mantan CEO World Wrestling Entertainment, dilansir Fox News.
"Tetapi apa yang kami lakukan hari ini adalah mengambil langkah pertama untuk menghilangkan apa yang saya pikir adalah birokrasi yang membengkak."
Hampir 600 orang setuju untuk mengundurkan diri atau pensiun selama beberapa minggu terakhir sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk mengurangi jumlah pegawai, yang diawasi oleh pengusaha miliarder Elon Musk.
Lihat Juga :