Pejabat Mesir dan Iran Gelar Pertemuan Rahasia di Oman
Kamis, 14 Juli 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
"Mesir adalah negara penting di dunia Islam dan perkembangan hubungan alami antara Teheran dan Kairo adalah untuk kepentingan kedua negara," ujar dia, dilansir Memo pada Kamis (14/7/2022).
Baca juga: Arab Saudi, Turki dan Mesir akan Gabung BRICS
Sumber juga mengatakan kepada Media Line bahwa Kairo mengesampingkan bergabung dengan aliansi militer melawan Iran, yang telah digambarkan sebagai "NATO Arab" yang bersekutu dengan Israel setelah KTT Negev yang bersejarah pada Maret.
KTT Negev bertujuan mempromosikan kerja sama ekonomi dan keamanan antara Israel dan sekutu Arabnya.
"Mesir meyakinkan Iran selama pertemuan bahwa KTT Negev tidak ditujukan terhadap Iran dan tidak akan memasukkan gerakan militer apa pun terhadapnya. Pertemuan tersebut membahas situasi di Jalur Gaza, masalah Suriah, dan isu lainnya di Timur Tengah, serta membuka pintu untuk hubungan antara kedua negara," ungkap sumber tersebut.
Muscat sebagai tempat pertemuan tersebut sejalan dengan pendekatan kebijakan luar negeri netral resmi kesultanan, seperti dijelaskan Ahmed Al-Balushi, jurnalis urusan politik Oman, yang mengatakan kepada Media Line, "Kesultanan Oman memainkan peran yang seimbang untuk mendekatkan pandangan. Muscat memiliki hubungan baik dengan semua orang dan mencari ketenangan."
Baca juga: Arab Saudi, Turki dan Mesir akan Gabung BRICS
Sumber juga mengatakan kepada Media Line bahwa Kairo mengesampingkan bergabung dengan aliansi militer melawan Iran, yang telah digambarkan sebagai "NATO Arab" yang bersekutu dengan Israel setelah KTT Negev yang bersejarah pada Maret.
KTT Negev bertujuan mempromosikan kerja sama ekonomi dan keamanan antara Israel dan sekutu Arabnya.
"Mesir meyakinkan Iran selama pertemuan bahwa KTT Negev tidak ditujukan terhadap Iran dan tidak akan memasukkan gerakan militer apa pun terhadapnya. Pertemuan tersebut membahas situasi di Jalur Gaza, masalah Suriah, dan isu lainnya di Timur Tengah, serta membuka pintu untuk hubungan antara kedua negara," ungkap sumber tersebut.
Muscat sebagai tempat pertemuan tersebut sejalan dengan pendekatan kebijakan luar negeri netral resmi kesultanan, seperti dijelaskan Ahmed Al-Balushi, jurnalis urusan politik Oman, yang mengatakan kepada Media Line, "Kesultanan Oman memainkan peran yang seimbang untuk mendekatkan pandangan. Muscat memiliki hubungan baik dengan semua orang dan mencari ketenangan."
Lihat Juga :