Ini Hasil Pembicaraan Rusia-Ukraina di Istanbul

Kamis, 14 Juli 2022 - 02:23 WIB
loading...
Ini Hasil Pembicaraan...
Foto/Ilustrasi
A A A
ISTANBUL - Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk membentuk pusat koordinasi bersama tentang ekspor biji-bijian di Istanbul yang akan mencakup perwakilan dari semua pihak. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar setelah pembicaraan empat arah yang juga melibatkan Turki dan PBB.

Pada hari Rabu, para perunding dari Rusia, Ukraina, Turki dan PBB bertemu di Istanbul untuk membahas situasi mengenai ekspor Ukraina yang tertahan.

Menjelang pertemuan, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan bahwa Kiev dan Moskow hampir memecahkan kebuntuan dalam masalah ini.

Baca juga: Pejabat Rusia-Ukraina Akan Bertemu di Turki Bahas Pemblokiran Ekspor Gandum

“Kesepakatan telah dicapai mengenai masalah teknis seperti kontrol bersama di titik tujuan dan keselamatan navigasi di rute transfer,” kata Akar kepada wartawan seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (14/7/2022).

Dikatakan oleh Akar bahwa delegasi Rusia dan Ukraina harus bertemu lagi di Turki minggu depan, seraya menambahkan bahwa para pihak akan meninjau semua detail kesepakatan sekali lagi selama pertemuan itu.

Ukraina adalah salah satu pengekspor biji-bijian terkemuka di dunia. Namun, negara itu tidak dapat mengekspor biji-bijiannya melalui laut karena konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia.

Kiev dan negara-negara Barat menuduh Moskow mencegah pengiriman biji-bijian Ukraina meninggalkan pelabuhan negara itu di Laut Hitam. Namun Rusia telah membantah tuduhan tersebut dan, pada gilirannya, menyalahkan Kiev atas krisis tersebut dengan alasan bahwa pasukannya menyebar ranjau di perairan Laut Hitam, sehingga menciptakan ancaman bagi kapal kargo.

Baca juga: Turki Tahan Kapal Rusia Pembawa Gandum yang Diduga Curian dari Ukraina

Barat juga menuduh Moskow berusaha menyebabkan krisis pangan global dengan memblokir pengiriman gandum Ukraina dan menggunakan kelaparan sebagai senjata.

Bulan lalu, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak menghalangi ekspor dan mengkritik Barat karena “sikap sinisnya” terhadap pasokan makanan negara-negara berkembang, yang paling terpengaruh oleh melonjaknya harga.

"Moskow siap memberikan akses gratis ke perairan internasional untuk kapal yang membawa gandum," ujar Putin saat itu.

Baca juga: Jika Barat Cabut Larangan, Rusia Siap Ekspor Puluhan Juta Ton Biji-bijian

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved