Prancis: Hanya Tersisa Beberapa Pekan untuk Selamatkan Kesepakatan Nuklir Iran
Rabu, 13 Juli 2022 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca: China: Soal Kesepakatan Nuklir, AS Harus Tanggapi Iran Secara Positif
Di bawah pakta nuklir 2015, Iran membatasi program pengayaan uraniumnya, jalur potensial untuk senjata nuklir, meskipun Teheran mengatakan hanya mencari energi atom sipil, dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.
Pada 2018, Presiden AS saat itu Donald Trump mengabaikan kesepakatan itu dan menyebutnya terlalu lunak terhadap Iran. Trump menerapkan kembali sanksi keras AS, mendorong Teheran untuk melanggar batas nuklir dalam pakta tersebut.
Para pejabat Barat telah berulang kali mengatakan bahwa pembicaraan antara kekuatan dunia dan Iran hanya memiliki beberapa minggu tersisa untuk menyimpulkan kesepakatan. Pendahulu Colonna, Jean-Yves Le Drian bahkan mengatakan pada bulan Februari, hanya tersisa beberapa hari.
Di bawah pakta nuklir 2015, Iran membatasi program pengayaan uraniumnya, jalur potensial untuk senjata nuklir, meskipun Teheran mengatakan hanya mencari energi atom sipil, dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.
Pada 2018, Presiden AS saat itu Donald Trump mengabaikan kesepakatan itu dan menyebutnya terlalu lunak terhadap Iran. Trump menerapkan kembali sanksi keras AS, mendorong Teheran untuk melanggar batas nuklir dalam pakta tersebut.
Para pejabat Barat telah berulang kali mengatakan bahwa pembicaraan antara kekuatan dunia dan Iran hanya memiliki beberapa minggu tersisa untuk menyimpulkan kesepakatan. Pendahulu Colonna, Jean-Yves Le Drian bahkan mengatakan pada bulan Februari, hanya tersisa beberapa hari.
(esn)
Lihat Juga :