Bantai 9 Orang Termasuk Anak-anak, Kartel Meksiko Dihukum Bayar Rp68 Triliun

Rabu, 13 Juli 2022 - 00:52 WIB
loading...
Bantai 9 Orang Termasuk...
Bantai 9 orang dari komunitas Mormon, termasuk anak-anak, kartel di Meksiko dihukum bayar Rp68 triliun. Foto/Sportskeda
A A A
WASHINGTON - Seorang hakim federal di North Dakota, Amerika Serikat (AS), memvonis bersalah sebuah kartel obat bius Meksiko atas kematian 9 orang dari komunitas Mormon. Mereka pun diperintahkan untuk membayar lebih dari USD4 miliar atau sekitar Rp59 triliun.

Keputusan USD1,5 miliar (Rp22 triliun), yang dijatuhkan Hakim AS Clare Hochhalter, akan secara otomatis digandakan tiga kali lipat di bawah Undang-Undang Anti-Terorisme federal, sehingga jumlah putusan menjadi USD4,6 miliar (Rp68 triliun).

Bismarck Tribune melaporkan uang itu akan diberikan kepada orang-orang yang menggugat kartel Juarez setelah para penggugat kehilangan anggota keluarga mereka yaitu tiga wanita dan enam anak yang merupakan anggota komunitas Mormon dalam serangan pada 2019.

Menurut dokumen pengadilan Maria Rhonita LeBaron dan empat anaknya, Howard (12), Krystal (10), dan si kembar Titus dan Tiana yang berusia 8 bulan, bersama Christina Langford, Dawna Langford, dan dua anaknya, Trevor (11), dan Rogan (2), diserang sekitar 90 mil selatan perbatasan AS pada 4 November 2019, ketika 100 orang kartel bersenjata terpecah menjadi dua kelompok dan menembakkan ratusan peluru ke tiga kendaraan dari kejauhan.

Baca juga: Keluarga AS Dibantai di Jalan Raya Meksiko, 9 Tewas Termasuk Anak-anak

"Penembak kemudian mendekati kendaraan dan membakarnya, sesuatu yang menjadi 'tanda' organisasi," klaim dokumen pengadilan.

Menurut dokumen pengadilan, kartel Juarez dan sayap bersenjatanya, La Linea, keduanya ditetapkan oleh pemerintah AS sebagai penyelundup narkotika asing yang signifikan. Tujuan akhir dari serangan kartel adalah untuk merebut kembali wilayah dari organisasi obat bius pesaingnya.

Kartel itu sendiri tidak menanggapi panggilan yang diterbitkan atau memiliki perwakilan di persidangan.

Baca juga: Kartel Narkoba Kejam Ini Berseru ke Rival agar Perang Dijauhkan dari Rakyat Tak Bersalah

“Kengerian yang dialami anak-anak saya dan seluruh keluarga saya sebagai akibat dari (serangan) 4 November 2019, pembunuhan (istri) Dawna Langford dan dua anak saya oleh kartel Juarez tidak akan pernah diperbaiki,” kata David Langford.

"Kami pergi ke ruang sidang Amerika Serikat di North Dakota mencari pengakuan dan keadilan atas trauma yang menimpa keluarga kami, dan kami menerimanya," imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiner,Rabu (13/7/2022).

Suami LeBaron, Howard Miller, dan suami Christina Langford, Tyler Johnson, tinggal di North Dakota pada saat serangan itu terjadi. Keluarga kerabat yang meninggal mengajukan gugatan perdata pada tahun 2020 yang akhirnya dikonsolidasikan menjadi satu gugatan, lapor Bismarck Tribune.

Baca juga: Berpakaian Rompi Anti Peluru, Seekor Monyet Mati Saat Polisi Baku Tembak dengan Kartel

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Hal yang Wajib Diperhatikan...
Hal yang Wajib Diperhatikan Orang Tua sebelum Titipkan Anak ke Daycare
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved