Keterlaluan! 3 Penjahat Perkosa Wanita Hamil 7 Bulan di Depan Suaminya

Senin, 11 Juli 2022 - 11:02 WIB
loading...
Keterlaluan! 3 Penjahat Perkosa Wanita Hamil 7 Bulan di Depan Suaminya
Tiga penjahat di Nigeria memerkosa seorang wanita yang sedang hamil 7 bulan di depan suaminya. Foto/With in Nigeria
A A A
KAIAMA - Tiga pria penjahat di Nigeria telah memerkosa seorang wanita yang sedang hamil tujuh bulan. Parahnya lagi, kejahatan itu mereka lakukan di depan suami korban.

Ketiga tersangka telah ditangkap para petugas Korps Keamanan dan Pertahanan Sipil Nigeria (NSCDC) atas tuduhan pemerkosaan terhadap seorang wanita hamil tujuh bulan di desa Woro, Wilayah Pemerintah Lokal Kaiama, Negara Bagian Kwara.

Petugas Humas NSCDC setempat, Ayeni Olasunkanmi, mengatakan para tersangka adalah Lawal Ibrahim (25), Muhammad Issa (19) dan Ibrahim Ahmed (20).

Ketiga penjahat itu merampok korban dan suaminya dan kemudian memerkosa korban.

Baca juga: Wanita Ini Diperkosa, tapi Hak Asuh Anak Justru Jatuh ke Tengan Pemerkosa

Ayeni mengatakan salah satu dari tiga tersangka, Lawal, ditangkap saat mencoba menjual beberapa barang curian dari rumah pasangan itu.

"Sebuah kasus pemerkosaan dan perampokan dilaporkan pada tanggal 5 Juli di NSCDC Woro Outpost. Kejahatan itu dilaporkan terjadi di desa Woro di Kaiama LGA sekitar pukul 02.00 pagi," ujarnya, seperti dikutip dari With in Nigeria, Senin (11/7/2022).

“Korban, seorang wanita hamil tujuh bulan, dan suaminya diduga diserang oleh para tersangka di rumahnya di Woro. Wanita hamil tujuh bulan itu diduga diperkosa dan beberapa barang dibawa pergi oleh para penyerang."

“Mendapat laporan itu, Plt Komandan Negara [Bagian] DCC Jonah Gabriel memberi perintah agar para pelaku ditangkap," paparnya.

“Keberuntungan menghampiri para tersangka karena salah satu dari mereka, Lawal Ibrahim, ditangkap oleh orang-orang kami ketika dia mencoba membuang barang-barang curian," imbuh Ayeni.

"Tersangka yang ditangkap memberikan beberapa pernyataan pengakuan, yang akhirnya menyebabkan penangkapan dua tersangka lainnya."

Ayeni mengatakan para tersangka akan diadili di pengadilan daerah di Kaiama.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1382 seconds (11.210#12.26)