Tantang Barat Lawan Rusia di Medan Perang, Putin: Biarkan Mereka Mencoba

Jum'at, 08 Juli 2022 - 20:55 WIB
loading...
Tantang Barat Lawan...
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut konflik di Ukraina baru saja dimulai. Foto/The Washington Post
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa konflik baru saja dimulai saat invasi Ukraina telah berjalan lebih dari empat bulan. Ia pun menantang negara-negara Barat yang mendukung Ukraina untuk "mencoba" melawan Rusia di medan perang.

Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada para pemimpin parlemen, Putin mendorong kembali gagasan bahwa Rusia telah membiarkan invasi berlarut-larut terlalu lama, dengan mengatakan negara itu "bahkan belum benar-benar memulai apa pun."

Dia mengatakan negosiasi perdamaian semakin sulit, kemudian memusatkan kemarahannya pada negara-negara Barat yang telah memberlakukan sanksi luas terhadap Rusia sambil menawarkan dukungan dan sumber daya ke Ukraina.

“Kami mendengar hari ini bahwa mereka ingin kami dikalahkan di medan perang,” kata Putin, menurut outlet media pemerintah RIA Novosti.

“Yah, apa yang bisa saya katakan? Biarkan mereka mencoba,” sambungnya.

“Kami telah mendengar berkali-kali bahwa Barat ingin melawan kami hingga Ukraina terakhir. Ini adalah tragedi bagi rakyat Ukraina, tetapi tampaknya semuanya menuju ke arah ini,” ia menambahkan seperti dikutip dari The Washington Post, Jumat (8/7/2022).

Baca juga: Eks Penasihat Militer Trump: Ukraina Dapat Dihapus dari Peta

Meskipun tampaknya invasi tidak berjalan semulus yang diinginkan Rusia seperti yang dibayangkan para pemimpinnya, Putin memberi kesan bahwa pasukan penyerang masih memiliki lebih banyak hal untuk dilepaskan ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Momen Habiburokhman...
Momen Habiburokhman Ajak Polri-Jaksa Gandeng Tangan usai Pengumuman Tersangka Eks Jampidsus
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Berita Terkini
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved