Kongo Umumkan Berakhirnya Wabah Ebola di Tengah Pandemi Corona

Jum'at, 26 Juni 2020 - 00:40 WIB
loading...
A A A
Tetapi kebanyakan risiko yang dihadapi rumah sakit dan petugas kesehatan berasal dari masyarakat, yang kerap marah dengan kehadiran orang asing dan jumlah uang yang dihabiskan untuk Ebola karena lebih banyak orang yang meninggal akibat pembunuh abadi macam malaria.

Beberapa pihak curiga epidemi itu adalah skema politik, sebuah teori yang berkembang setelah Presiden Joseph Kabila membatalkan pemilihan nasional di daerah yang terkena dampak Ebola.

Hanya beberapa tahun sebelumnya, epidemi Ebola di Afrika Barat menewaskan lebih dari 11.000, karena pada saat itu tidak ada vaksin atau pengobatan berlisensi. Pada saat wabah di Kongo timur tidak ada satu tetapi dua vaksin eksperimental baru untuk menangkal penyakit yang membunuh sekitar setengah korbannya.

Namun, setelah lebih dari seperempat abad konflik, ketidakpercayaan terhadap petugas kesehatan pemerintah dan orang luar lainnya sangat tinggi di Kongo timur. Banyak warga yang pada awalnya menolak vaksin, karena khawatir itu akan membahayakan mereka.

Pilihan pengobatan baru juga menawarkan janji, dan kelompok bantuan ALIMA bahkan mengembangkan cara agar pasien tidak merasa terisolasi. Sebuah kamar transparan untuk masing-masing pasien memungkinkan pengunjung untuk tetap melihat orang yang mereka cintai yang sedang menjalani perawatan. Namun ketakutan mati sendirian masih membuat banyak orang pergi ke fasilitas medis sampai terlambat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Warren Buffett Setop...
Warren Buffett Setop Donasi ke Gates Foundation usai Kasus Epstein Mencuat
Rekomendasi
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved