Paus Fransiskus Bantah Punya Rencana Mengundurkan Diri dalam Waktu Dekat
Selasa, 05 Juli 2022 - 04:00 WIB
loading...
Paus Fransiskus Bantah Punya Rencana Mengundurkan Diri dalam Waktu Dekat. FOTO/Reuters
A
A
A
VATIKAN - Paus Fransiskus menepis laporan bahwa dia berencana untuk mengundurkan diri dalam waktu dekat. Ia mengaku sedang berencana untuk mengunjungi Kanada bulan ini dan berharap dapat pergi ke Moskow dan Kiev sesegera mungkin setelah itu.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Reuters di kediamannya di Vatikan, Paus Fransiskus juga membantah desas-desus bahwa dia menderita kanker. Ia bergurau bahwa dokternya “tidak memberi tahu saya apa-apa tentang itu”. Ia juga untuk pertama kalinya memberikan perincian tentang kondisi lutut yang mencegahnya melakukan beberapa tugas.
Baca: Paus Fransiskus: PBB Tak Berdaya Hentikan Perang, Penggunaan Nuklir Tak Bermoral
Dalam percakapan 90 menit pada Sabtu (2/7/2022) sore, yang dilakukan dalam bahasa Italia, tanpa kehadiran pembantu, Paus berusia 85 tahun itu juga mengulangi kecamannya terhadap aborsi, menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat bulan lalu.
Sebelumnya, desas-desus telah beredar di media bahwa serangkaian peristiwa pada akhir Agustus, termasuk pertemuan dengan para kardinal dunia untuk membahas konstitusi Vatikan yang baru, upacara untuk melantik kardinal baru, dan kunjungan ke kota L'Aquila di Italia, dapat menjadi pertanda sebuah pengumuman pengunduran diri.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Reuters di kediamannya di Vatikan, Paus Fransiskus juga membantah desas-desus bahwa dia menderita kanker. Ia bergurau bahwa dokternya “tidak memberi tahu saya apa-apa tentang itu”. Ia juga untuk pertama kalinya memberikan perincian tentang kondisi lutut yang mencegahnya melakukan beberapa tugas.
Baca: Paus Fransiskus: PBB Tak Berdaya Hentikan Perang, Penggunaan Nuklir Tak Bermoral
Dalam percakapan 90 menit pada Sabtu (2/7/2022) sore, yang dilakukan dalam bahasa Italia, tanpa kehadiran pembantu, Paus berusia 85 tahun itu juga mengulangi kecamannya terhadap aborsi, menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat bulan lalu.
Sebelumnya, desas-desus telah beredar di media bahwa serangkaian peristiwa pada akhir Agustus, termasuk pertemuan dengan para kardinal dunia untuk membahas konstitusi Vatikan yang baru, upacara untuk melantik kardinal baru, dan kunjungan ke kota L'Aquila di Italia, dapat menjadi pertanda sebuah pengumuman pengunduran diri.
Lihat Juga :