Ukraina Balas Merudal Rusia, 4 Tewas dan Beberapa Lainnya Terluka
Senin, 04 Juli 2022 - 07:54 WIB
loading...
Bangunan rumah di Belgorod, Rusia, hancur setelah serangan rudal dari Ukraina. Foto/Yevgeny Silantyev/TASS
A
A
A
BELGOROD - Ukraina membalas invasi dengan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Belgorod, Rusia , pada Minggu. Empat orang tewas dan beberapa lainnya terluka.
Ini merupakan serangan balasan paling mematikan yang menghantam wilayah Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai 24 Februari 2022.
Serangan beberapa rudal, yang terjadi pada Minggu dini hari, merusak 11 blok apartemen dan 39 rumah di Belgorod. Demikian pernyataan gubernur setempat, Vyacheslav Gladkov, di Telegram.
“Serangkaian ledakan keras terdengar di Belgorod. Sebuah rumah pribadi terbakar di Jalan Mayakovskaya 23. Semua layanan darurat bekerja di tempat kejadian," lanjut Gladkov tak lama setelah pukul 04.00 pagi.
Baca juga: Perang Makin Memanas dan Meluas, Belarusia Klaim Diserang Rudal Ukraina
Sebuah video dari satu ledakan di Belgorod menunjukkan bola api besar naik ke langit gelap di belakang blok apartemen.
Kota-kota Rusia di sebelah perbatasan Ukraina telah mengalami serangkaian insiden seperti itu sejak awal invasi pada Februari, tetapi jumlah korban pada hari Minggu adalah yang tertinggi yang pernah tercatat.
Ini merupakan serangan balasan paling mematikan yang menghantam wilayah Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai 24 Februari 2022.
Serangan beberapa rudal, yang terjadi pada Minggu dini hari, merusak 11 blok apartemen dan 39 rumah di Belgorod. Demikian pernyataan gubernur setempat, Vyacheslav Gladkov, di Telegram.
“Serangkaian ledakan keras terdengar di Belgorod. Sebuah rumah pribadi terbakar di Jalan Mayakovskaya 23. Semua layanan darurat bekerja di tempat kejadian," lanjut Gladkov tak lama setelah pukul 04.00 pagi.
Baca juga: Perang Makin Memanas dan Meluas, Belarusia Klaim Diserang Rudal Ukraina
Sebuah video dari satu ledakan di Belgorod menunjukkan bola api besar naik ke langit gelap di belakang blok apartemen.
Kota-kota Rusia di sebelah perbatasan Ukraina telah mengalami serangkaian insiden seperti itu sejak awal invasi pada Februari, tetapi jumlah korban pada hari Minggu adalah yang tertinggi yang pernah tercatat.
Lihat Juga :