Terungkap, Jumlah Warga AS yang Mau Angkat Senjata Lawan Pemerintah

Jum'at, 01 Juli 2022 - 21:10 WIB
loading...
A A A
Secara total 49% mengatakan mereka semakin merasa seperti warga asing di tanah air mereka, dengan suasana hati yang lebih umum di antara Partai Republik, Independen dan konservatif.

Tetapi bahkan para pendukung Partai Demokrat merasakan keterasingan, dengan 40% setuju dengan sentimen tersebut sampai tingkat tertentu.

Ketika ditanya apakah mereka menganggap pemerintah “korup dan mencurangi orang biasa seperti saya,” 56% responden mengatakan pemerintah melakukannya.

Demokrat adalah satu-satunya kelompok di mana bagian orang yang tidak setuju dengan pernyataan itu sedikit lebih besar daripada mereka yang setuju, dengan selisih dua poin persentase.

Pernyataan “pada suatu saat mungkin perlu segera bagi warga untuk mengangkat senjata melawan pemerintah” didukung oleh 28% orang Amerika, termasuk 38% dari konservatif, 36% dari Republik, 35% dari Independen, dan 37% dari mereka yang memiliki senjata di rumah mereka.

Bahkan di antara pendukung Demokrat menganggap dirinya lunak, 19% mengatakan perlawanan bersenjata mungkin diperlukan.

Sementara pendukung partai-partai besar tidak mempercayai pemerintah mereka, mereka juga tidak terlalu menyukai satu sama lain, menurut jajak pendapat tersebut.

Sebanyak 73% dari Partai Republik setuju bahwa Demokrat adalah "pengganggu" yang mencoba memaksakan pandangan mereka pada orang lain, dan 70% mengatakan Demokrat "umumnya tidak benar."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved