Rusia Lancarkan Serangan Rudal ke Odesa, 10 Tewas
Jum'at, 01 Juli 2022 - 11:27 WIB
loading...
Serangan rudal Rusia ke Odesa tewaskan 10 orang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
KIEV - Seorang pejabat regional mengatakan serangan rudal Rusia di pelabuhan selatan Ukraina , Odesa, pada Jumat (1/7/2022) pagi, menewaskan sedikitnya 10 orang. Serangan itu dilakukan sehari setelah Ukraina mengusir pasukan Rusia dari pos strategis Laut Hitam di Pulau Ular.
Laporan sebelumnya mengatakan enam orang tewas dalam serangan malam hari di sebuah bangunan tempat tinggal, termasuk tiga anak-anak.
“Jumlah korban tewas akibat serangan di gedung apartemen bertingkat sekarang telah meningkat menjadi 10,” kata Serhiy Bratchuk, juru bicara pemerintah daerah Odesa di saluran Telegramnya seperti dikutip dari South China Morning Post.
Menurut militer Ukraina, serangan itu berasal dari pesawat di Laut Hitam.
Serangan itu terjadi setelah Rusia pada hari Kamis mengatakan telah memutuskan untuk menarik diri dari Pulau Ular sebagai "isyarat niat baik" untuk menunjukkan bahwa Moskow tidak menghalangi upaya PBB untuk membuka koridor kemanusiaan yang memungkinkan pengiriman biji-bijian dari Ukraina.
Baca juga: Rusia Keluar dari Pulau Ular, Ukraina Klaim Kemenangan
Sedangkan Ukraina mengatakan telah mengusir pasukan Rusia setelah serangan artileri dan rudal, dengan Presiden Volodymyr Zelensky memuji kemenangan strategis tersebut.
Laporan sebelumnya mengatakan enam orang tewas dalam serangan malam hari di sebuah bangunan tempat tinggal, termasuk tiga anak-anak.
“Jumlah korban tewas akibat serangan di gedung apartemen bertingkat sekarang telah meningkat menjadi 10,” kata Serhiy Bratchuk, juru bicara pemerintah daerah Odesa di saluran Telegramnya seperti dikutip dari South China Morning Post.
Menurut militer Ukraina, serangan itu berasal dari pesawat di Laut Hitam.
Serangan itu terjadi setelah Rusia pada hari Kamis mengatakan telah memutuskan untuk menarik diri dari Pulau Ular sebagai "isyarat niat baik" untuk menunjukkan bahwa Moskow tidak menghalangi upaya PBB untuk membuka koridor kemanusiaan yang memungkinkan pengiriman biji-bijian dari Ukraina.
Baca juga: Rusia Keluar dari Pulau Ular, Ukraina Klaim Kemenangan
Sedangkan Ukraina mengatakan telah mengusir pasukan Rusia setelah serangan artileri dan rudal, dengan Presiden Volodymyr Zelensky memuji kemenangan strategis tersebut.
Lihat Juga :