Pakar WHO: Covid-19 Belum Mencapai Puncak Infeksi di Amerika
Kamis, 25 Juni 2020 - 19:15 WIB
loading...
Seorang pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 belum mencapai puncaknya di benua Amerika. Foto/REUTERS
A
A
A
JENEWA - Seorang pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 belum mencapai puncaknya di benua Amerika. Pakar tersebut mengatakan masih akan terus terdapat peningkatan angka infeksi dan kematian akibat virus tersebut di Amerika.
"Saya akan mencirikan situasi di Amerika pada umumnya, dan di Amerika Tengah dan Latin sebagai masih berkembang dan belum mencapai puncaknya, dan kemungkinan akan menghasilkan jumlah kasus yang berkelanjutan dan kematian terus dalam beberapa minggu mendatang," kata Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO.
( Baca juga: Oktober, Korban Meninggal Covid-19 di Amerika Latin Diprediksi 390.000 Orang )
Ryan, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (25/6/2020), kemudian mengatakan bahwa pandemi itu sangat intensif di wilayah Amerika pada umumnya, dan sangat kuat di Amerika Tengah dan Selatan.
"Banyak negara mengalami peningkatan antara 25 hingga 50 persen dalam kasus selama seminggu terakhir, yang berarti bahwa pandemi di banyak negara di kawasan belum memuncak, dan bahwa mereka masih menderita penularan komunitas yang berkelanjutan," ucapnya.
( Baca juga: Positif Covid-19 Menjadi 50.187, Jawa Timur Sumbang Kasus Baru Terbanyak )
Direktur Jenderal WHOm Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai 10 juta dalam minggu depan. Sejauh ini, lebih dari 9,1 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 470 ribu kematian akibat virus itu di seluruh dunia telah dilaporkan ke WHO.
"Saya akan mencirikan situasi di Amerika pada umumnya, dan di Amerika Tengah dan Latin sebagai masih berkembang dan belum mencapai puncaknya, dan kemungkinan akan menghasilkan jumlah kasus yang berkelanjutan dan kematian terus dalam beberapa minggu mendatang," kata Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO.
( Baca juga: Oktober, Korban Meninggal Covid-19 di Amerika Latin Diprediksi 390.000 Orang )
Ryan, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (25/6/2020), kemudian mengatakan bahwa pandemi itu sangat intensif di wilayah Amerika pada umumnya, dan sangat kuat di Amerika Tengah dan Selatan.
"Banyak negara mengalami peningkatan antara 25 hingga 50 persen dalam kasus selama seminggu terakhir, yang berarti bahwa pandemi di banyak negara di kawasan belum memuncak, dan bahwa mereka masih menderita penularan komunitas yang berkelanjutan," ucapnya.
( Baca juga: Positif Covid-19 Menjadi 50.187, Jawa Timur Sumbang Kasus Baru Terbanyak )
Direktur Jenderal WHOm Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai 10 juta dalam minggu depan. Sejauh ini, lebih dari 9,1 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 470 ribu kematian akibat virus itu di seluruh dunia telah dilaporkan ke WHO.
(esn)
Lihat Juga :