Rusia-Ukraina Lakukan Pertukaran Ratusan Tawanan Perang

Jum'at, 01 Juli 2022 - 01:00 WIB
loading...
Rusia-Ukraina Lakukan...
Rusia-Ukraina Lakukan Pertukaran Ratusan Tawanan Perang. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Rusia dan Ukraina sepakat untuk melakukan pertukaran tawanan perang . Pertukaran ini menjadi yang terbesar sejak pecah perang, karena melibatkan ratusan tawanan perang.

“Pertukaran 144 untuk 144 tawanan perang antara Rusia dan Ukraina berlangsung pada 29 Juni atas perintah Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia,” kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov, Kamis (30/6/2022).

Baca: Putin pada Jokowi: Rusia Siap Penuhi Permintaan Pupuk Negara Sahabat

“Pertukaran itu diatur dan dilakukan atas perintah langsung Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia,” lanjut Konashenkov, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

Perwakilan resmi Kementerian Pertahanan Rusia menekankan, bahwa kehidupan, kesehatan, dan pembebasan prajurit Rusia dan pejuang Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, yang merupakan mayoritas dari mereka yang kembali, adalah prioritas utama.

"Hampir semua yang dibebaskan terluka atau terluka parah. Mereka sudah menerima semua perawatan medis yang mereka butuhkan," tambahnya.

Baca: Rusia Keluar dari Pulau Ular, Ukraina Klaim Kemenangan

Sehari sebelumnya, Ketua DPR Denis Pushilin mengatakan Republik Rakyat Donetsk dan Ukraina telah menukar 144 tawanan perang dengan 144 orang, mengembalikan prajurit ke pihak masing-masing. Dia menekankan bahwa tugas utama adalah untuk menyelamatkan para pejuang yang mengambil bagian dalam operasi pembebasan khusus.

Kantor berita Reuters melaporkan, mayoritas warga Ukraina yang dibebaskan terluka parah, menderita luka tembak dan pecahan peluru, trauma ledakan, luka bakar, patah tulang dan anggota badan yang diamputas.

"Kami menyerahkan kepada Kyiv jumlah tahanan yang sama dari unit bersenjata Ukraina, yang sebagian besar terluka," kata Pushilin.

Baca: Biden Ancam Putin dengan NATO-isasi Eropa, Siap Kerahkan Banyak Jet Siluman F-35

Ratusan lagi warga Ukraina diperkirakan masih ditahan oleh Rusia dan proksi separatis pro-Moskow di Ukraina timur, namun keberadaan mereka tidak diketahui secara pasti.

Secara khusus, Kiev telah mengkhawatirkan nasib ratusan pejuang dari resimen Azov yang memainkan peran penting dalam pertahanan Mariupol dan pabrik baja Azovstalnya sebelum dikepung dan akhirnya meletakkan senjata mereka.

Pertukaran tahanan termasuk penyerahan 43 anggota resimen Azov, sebuah unit Garda Nasional yang menurut Rusia adalah batalyon sayap kanan yang berbahaya, sebuah tanda yang menjanjikan bagi Ukraina yang mengharapkan pembebasan pejuang lain dari unit tersebut.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved